Tiket Konser Twilite Orchestra Beatles dan Queen Laris Manis

Kusumawati - Sabtu, 10 Oktober 2026 19:23 WIB
Konferensi pers Konser Twilite Orkestra Beatles and Queen (Istimewa)

JAKARTA (Soloaja.co) — Tiket konser "Twilite Orchestra Presents The Beatles & Queen" tercatat habis terjual dalam waktu kurang dari satu jam sejak pertama kali dibuka. Pertunjukan orkestra megah yang digagas dalam merayakan 35 tahun perjalanan Twilite Orchestra ini dijadwalkan berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Minggu 1 November 2026.

Konser yang dipromotori oleh TipTip ini mempertemukan aransemen simfonik arahan konduktor Addie MS dengan dua vokalis papan atas Tanah Air, Marcello Tahitoe (Ello) dan Sandhy Sondoro, serta dipandu oleh LiLo. Penyelenggaraan pertunjukan ini didukung oleh Adinda Bakrie Foundation dan BRI Prioritas.

Music Director & Conductor Twilite Orchestra, Addie MS, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian persiapan teknis maupun artistik kini telah memasuki babak final. Pihaknya bertekad menghidupkan emosi dan jiwa dari karya-karya legendaris dunia tersebut di panggung orkestra.

“Latihan demi latihan telah kami jalani dengan penuh dedikasi. Bagi kami, persiapan pertunjukan ini tidak semata-mata berbicara mengenai kesiapan teknis, tetapi juga bagaimana menghidupkan karakter, emosi, dan jiwa dari karya-karya besar yang kami bawakan. Kami ingin setiap alunan musik yang hadir malam nanti dapat menjadi pengalaman yang bermakna bagi penonton,” ujar Addie MS.

Penyanyi Marcello Tahitoe mengaku antusias sekaligus tertantang untuk membawakan tembang-tembang ikonik The Beatles dan Queen dalam balutan orkestrasi megah.

“Rasanya campur aduk antara gugup dan tidak sabar. Setiap kali gladi resik, saya selalu menemukan detail baru dalam lagu-lagu ini yang membuat saya makin menghargai betapa istimewanya karya The Beatles dan Queen. Saya hanya berharap semua persiapan ini bisa tersampaikan penuh kepada penonton,” kata Ello.

Hal senada disampaikan oleh Sandhy Sondoro. Menurutnya, proses kolaborasi bersama puluhan musisi orkestra memberikan pengalaman musikal yang sangat mendalam dan berharga.

“Bagi saya, proses menuju panggung ini adalah bagian paling berharga. Berlatih bersama orkestra sebesar ini mengajarkan saya untuk mendengarkan, bukan hanya bernyanyi. Saya percaya penonton akan merasakan totalitas yang sudah kami siapkan sejak jauh-jauh hari,” ungkap Sandhy Sondoro.

Dari sudut pandang penyelenggara, President Commissioner TipTip, Triawan Munaf, menilai bahwa konser ini menjadi momentum penting dalam menghadirkan karya klasik dengan perspektif baru bagi penikmat musik modern.

“Konser yang istimewa adalah ketika sebuah karya yang telah dikenal luas mampu kembali menghadirkan pengalaman dan emosi yang baru bagi penontonnya. Melalui kekuatan aransemen Twilite Orchestra serta interpretasi para musisi yang terlibat, karya-karya legendaris ini kembali mendapatkan ruang untuk berbicara kepada generasi dan penonton hari ini,” tutur Triawan Munaf.

SVP Entertainment Business TipTip, Astri Novanita, menambahkan bahwa kesiapan produksi menjadi prioritas utama demi memberikan pengalaman imersif bagi penonton yang telah kehabisan tiket dalam waktu singkat.

“Antusiasme publik yang tercermin dari sold out dalam waktu kurang dari satu jam tentunya menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas. Momentum ini semakin mendorong seluruh tim untuk memastikan setiap detail telah dipersiapkan secara optimal,” jelas Astri Novanita.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh sektor perbankan dan yayasan sosial. Direktur Consumer Banking BRI, Aris Hartanto, menggarisbawahi komitmen BRI Prioritas dalam mendukung seni musik berkualitas di Indonesia.

“Twilite Orchestra Presents The Beatles & Queen merupakan sebuah pertunjukan yang mempertemukan kekuatan karya-karya musik legendaris dengan kualitas artistik dan kemegahan aransemen orkestra. Bagi BRI Prioritas, menjadi bagian dari pertunjukan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus bentuk apresiasi kami terhadap perkembangan seni dan musik berkualitas di Indonesia,” tegas Aris Hartanto.

Sementara itu, Communications & Partnership Adinda Bakrie Foundation, Rama Anugrah, menyoroti pentingnya menjaga keberlanjutan warisan musik lintas generasi melalui seni pertunjukan.

“Bagi Adinda Bakrie Foundation, musik dan seni pertunjukan memiliki nilai yang lebih luas dari sekadar hiburan. Keduanya merupakan medium yang mampu mempertemukan gagasan, karya, dan generasi dalam sebuah pengalaman yang bermakna. Dukungan kami merupakan bentuk apresiasi terhadap konsistensi Twilite Orchestra dalam menghadirkan karya-karya berkualitas,” pungkas Rama Anugrah.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS

‌‌‌
‌‌‌
‌‌‌