Ruwatan Perjalanan SISKS Pakoe Boewono XIV Menuju Naik Tahta
SOLO (Soloaja.co) — Rangkaian upacara bertahtanya Sahandhap Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (SISKS) Pakoe Boewono XIV resmi dimulai dengan prosesi ruwatan di Keraton Surakarta Hadiningrat, Jumat (4/9/2026) pukul 15.00 WIB.
Prosesi pembersihan spiritual ini dipimpin oleh Ki Sri Susilo atau Dalang Tengkleng, sosok dalang yang memiliki keterikatan trah dengan lingkungan Keraton. Ruwatan digelar sebagai bentuk ikhtiar adat untuk membebaskan Sinuwun dari sukerta—segalanya yang dianggap buruk atau menjadi penghalang—sebelum resmi memangku takhta.
- 13 Ribu Liter Air Disiram ke Kebakaran TPA Putri Cempo
- Wamendag Dyah Roro Akselerasi Ekspor Kerajinan Rotan Trangsan
Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Karaton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah Wandansari (Gusti Moeng), menegaskan pentingnya ritual ini sebagai bekal awal kepemimpinan.
"Ruwatan ini menjadi bagian penting dalam menapaki perjalanan Sinuwun, agar dalam menjalankan amanahnya tidak ada aral melintang, tidak ada gangguan, dan segala sesuatunya dapat berjalan dengan baik," ujar Gusti Moeng.
- Edukasi Keuangan Pekerja Migran Indonesia, UMS Gelar PkM-KI di Korea Selatan
- Harpelnas 2026, Dirut BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Pelayanan Prima
Ia menambahkan, muara dari seluruh prosesi ini adalah harapan agar Sinuwun mampu menjadi panutan serta pengayom yang membawa keselamatan bagi para sembahan dan abdi dalem.
Ritual ruwatan sore ini menjadi pembuka dari agenda dua hari (4–5 September 2026). Puncak rangkaian upacara bertahtanya SISKS Pakoe Boewono XIV bakal dilanjutkan pada Sabtu (5/9/2026) besok.
