Edukasi Keuangan Pekerja Migran Indonesia, UMS Gelar PkM-KI di Korea Selatan

Kusumawati - Jumat, 04 September 2026 11:10 WIB
Program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) UMS Surakarta di Korea Selatan (UMS)

SOLO (Soloaja.co) — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperluas jangkauan pemberdayaan masyarakat hingga ke mancanegara. Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI), UMS menggandeng Ikatan Keluarga Muslim Indonesia (IKMI) Korea Selatan menggelar kegiatan literasi keuangan dan pemeriksaan kesehatan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Masjid Al-Falah, Korea Selatan.

Ketua Tim PkM-KI UMS, Wahyu Utami, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk membekali para pekerja migran agar memiliki ketahanan finansial sekaligus kesehatan yang prima hingga purna tugas.

"PMI tidak hanya dituntut bekerja produktif, tetapi juga harus mampu mengelola keuangan dan menjaga kesehatan. Literasi ini menjadi bekal penting dalam mempersiapkan kehidupan mereka setelah kembali ke tanah air," ujar Wahyu, Jumat (4/9/2026).

Dalam sesi finansial, pakar keuangan UMS, Andy Dwi Bayu Bawono, menekankan tiga fondasi utama perencanaan masa depan: disiplin menyusun anggaran, otomatisasi menabung atau berinvestasi, serta proteksi risiko. Ia juga memberikan strategi investasi bagi pemula yang berminat masuk ke pasar saham.

"Kunci perencanaan finansial adalah disiplin, otomatisasi, dan proteksi yang dijalankan konsisten. Bagi pemula, pilihlah saham perusahaan yang rutin membagikan dividen agar tetap memperoleh imbal hasil meski harga saham berfluktuasi. Selain itu, investasi aset tanah di kawasan berkembang juga bisa menjadi pilihan tepat," terang Andy.

Selain pembekalan materi finansial, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan peserta yang dipandu oleh Heppy pada Sabtu (29/8/2026). Langkah ini menjadi pengingat bagi PMI bahwa pengelolaan keuangan yang baik harus diimbangi dengan fisik yang sehat selama bekerja di perantauan.

Pengurus IKMI Korea Selatan, Rizal, mengapresiasi tinggi inisiatif UMS. Menurutnya, edukasi ini memberikan wawasan praktis bagi pekerja migran dalam merancang kemandirian ekonomi saat purna tugas nanti.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS