RUPSLB Indosat Sahkan Perpanjangan Masa Jabatan CEO Vikram Sinha
JAKARTA (Soloaja.co) – PT Indosat Tbk (Indosat atau IOH) secara resmi mengesahkan perpanjangan masa jabatan Presiden Direktur dan Chief Executive Officer (CEO), Vikram Sinha. Keputusan penting tersebut disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Selain menetapkan keberlanjutan kepemimpinan Vikram Sinha, RUPSLB juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris Perseroan seiring pengunduran diri Seppalga Ahmad dari jabatannya sebagai Komisaris. Pihak manajemen Indosat menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi dan dedikasi yang diberikan Seppalga Ahmad selama masa baktinya.
- Proyek Rampung 100 %, Kodim 0735/Surakarta Tutup KBD 2026 Tahap III, IV, dan V
- Ekspansi Infrastruktur Digital, ION Network Resmikan ProDC Data Center di Solo
Keputusan RUPSLB ini memperkuat langkah strategis Indosat dalam melanjutkan transformasi jangka panjang. Memasuki fase baru, perseroan makin mantap memperluas eksekusi strategi AI North Star melalui pengembangan infrastruktur AI, kapabilitas cloud, platform, hingga solusi digital terintegrasi guna membuka akses teknologi AI yang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha di Indonesia.
Director dan Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Reski Damayanti, menyambut positif hasil RUPSLB ini sebagai bentuk kesiapan perseroan dalam menyongsong peluang pertumbuhan yang lebih besar.
"Berbekal fondasi yang telah kami bangun, kami siap memperluas implementasi strategi AI North Star, memperkuat Customer Love, serta terus mengembangkan kapabilitas untuk menciptakan masa depan digital yang lebih berkelanjutan dan inklusif," ujar Reski.
- Raih Gelar S1 Manajemen UNIBA, Ketua DPRD Klaten Sebut Ilmu Untuk Pengabdian
- UNIBA Surakarta Wisuda 204 Mahasiswa 144 Meraih Cumlaude
Guna menopang ekosistem AI yang tangguh, Indosat telah memperkuat kapabilitas komputasi melalui kemitraan jangka panjang Zankore berkapasitas 200 MW. Selain itu, hadirnya RAIA Grid yang ditopang jaringan fiber sepanjang 86.000 kilometer turut mempercepat distribusi akses teknologi AI kepada pelaku usaha, pengembang, peneliti, hingga masyarakat umum.
Tak hanya fokus pada infrastruktur, Indosat berinvestasi besar pada pengembangan sumber daya manusia dengan target memberdayakan hingga 2 juta talenta digital pada 2030. Langkah ini ditempuh lewat kolaborasi bersama perguruan tinggi, pemerintah, dan mitra teknologi untuk memperkuat riset serta inovasi AI.
Dalam hal keberlanjutan lingkungan, Indosat mulai melakukan uji coba teknologi AI-RAN yang dirancang mampu menekan konsumsi energi hingga 20 persen dibandingkan jaringan konvensional. Lewat berbagai inovasi ini, Indosat berkomitmen memastikan pemanfaatan teknologi AI mampu menciptakan nilai nyata dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang inklusif.
