Pemkot Solo - ISI Surakarta, Luncurkan Logo HUT ke-281

Kusumawati - Senin, 09 Februari 2026 15:41 WIB
Launching logo HUT ke 281 Kota Solo (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) — Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta secara resmi meluncurkan logo peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-281 Kota Solo dalam seremoni yang berlangsung di Pendhapa Ageng GPH Djoyokusumo, ISI Surakarta, Minggu (8/2) malam. Peluncuran ini menjadi garis start dimulainya rangkaian perayaan hari jadi Kota Bengawan pada tahun 2026.

Acara diawali dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, dan Rektor ISI Solo, Bondet Wrahatnala. Kerja sama strategis ini mencakup penguatan sektor seni, budaya, pendidikan, hingga pengembangan ekonomi kreatif di Kota Solo.

Simbolisasi peluncuran logo kemudian ditandai dengan pemukulan gong oleh Wali Kota.
Wali Kota Respati Ardi menyatakan bahwa perancangan logo tahun ini sepenuhnya dipercayakan kepada sivitas akademika ISI Solo.

Hal tersebut merupakan bentuk penghormatan pemerintah terhadap peran perguruan tinggi dalam menjaga identitas kota.

"Mulai dari konsep desain hingga perumusan filosofi, seluruhnya dikerjakan oleh insan seni dan akademisi. Kolaborasi ini penting untuk menjaga objektivitas dan kedalaman makna dalam simbol perayaan daerah kita," ujar Respati.

Rektor ISI Solo, Bondet Wrahatnala, menjelaskan bahwa logo ke-281 ini mengusung slogan Berbudaya, Pradaya, dan Sejahtera. Berbudaya merepresentasikan akar identitas, Pradaya menggambarkan daya cipta atau aksi, sementara Sejahtera menjadi muara dari seluruh pembangunan kota.

Secara visual, logo tersebut tampil segar dengan paduan warna biru, hijau, dan oranye. Meski dikemas dengan gaya modern, unsur tradisi tetap menjadi ruh utama. Hal ini terlihat dari penyematan simbol Rojomolo, motif batik parang dan kawung, serta keris.

Filosofi yang diusung adalah "mutakhir tapi njawani". Logo ini menggambarkan arah pembangunan Kota Surakarta yang menempatkan teknologi sebagai penguat budaya melalui nilai-nilai connected, agile, dan user centric—yakni kota yang terhubung, adaptif, serta berorientasi pada kepentingan warganya.

Melalui kerja sama ini, Pemkot Surakarta berharap kolaborasi dengan ISI Solo terus berlanjut guna memberikan dampak nyata bagi ekosistem kreatif dan kesejahteraan masyarakat Solo di masa depan.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS