Pasca Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, Pertandingan Liga 1 Digelar Kembali

Lutfia Dinara - Selasa, 06 Desember 2022 17:11 WIB
Caption foto : Dirut Liga Indonesia Baru (LIB) Munafri Arifuddin, Ketua PSSI Mochammad Iriawan dan media officer Persis Solo Bryan Barcelona. (Foto : Persis Solo) (Persis Solo)

SOLO (Soloaja.co) - Pertandingan sepakbola BRI Liga 1 2022-2023 yang sempat berhenti lantaran tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Saat ini mulai digelar lagi.

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kesabarannya kepada seluruh elemen sepakbola dan pemerintah yang akhirnya Liga 1 2022-2023 resmi dimulai per 5 Desember 2022.

"Saat ini juga saya mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kesabaran dari seluruh klub, pemain dan suporter untuk bersabar menunggu bergulirnya Liga 1 kembali," kata ketua PSSI, Mochammad Iriawan.

Pria yang akrab dengan panggilan Iwan Bule ini juga mengucapkan kepada _stage holder_ lantaran diizinkan liga kembali bergulir.

"Tentunya pada kesempatan kali ini, kami berterima kasih kepada pemerintah dalam hal ini pak presiden, bapak Menkopolhukam, bapak Menpora dan pak Kapolri yang memberikan izin bergulirnya Liga 1 ini," terangnya.

Meski demikian liga kembali bergulir pihaknya mengatakan luka lantaran tragedi Stadion Kanjuruhan tersebut belum benar-benar sembuh.

"Tentunya kami juga masih dalam keadaan luka akibat tragedi kejuruan yang kami sama-sama bahwa kejadian tersebut betul-betul memberikan pelajaran yang sangat mahal untuk kami. Ini semua untuk kami sama-sama untuk bisa membangun sepakbola Indonesia dengan dibantu seluruh stage holder yang ada," ujar Iwan Bule.

Selain itu, pertandingan antara PSIS Semarang dengan Madura United FC kemarin menjadi salah satu laga pembuka bergulirnya liga 1 kembali. Meskipun tanpa penonton, Iwan mengatakan bersyukur liga dapat berjalan dengan lancar.

"Hari ini kami PSSI dan Dirut Liga Indonesia Baru (LIB) berada di Solo Manahan untuk melanjutkan kompetisi Liga 1 yang terhenti karena kemarin ada tragedi kanjuruhan. Alhamdulillah tadi kick off sudah berjalan lancar satut pertandingan sudah selesai," katanya.

Sementara itu, Dirut LIB Munafri Arifuddin mengatakan bahwa tujuannya bergulirnya Liga 1 salah satunya adalah mengembangkan talenta untuk tim nasional.

"Tujuannya tidak lain tidak bukan adalah bagaimana kita memberikan support untuk tim nasional kita yang dalam waktu dekat ini akan melakoni berbagai pertandingan internasional," kata Munafri.

Munafri berharap bahwa dengan kembali bergulirnya Liga 1 dapat tercipta ekosistem kompetisi yang sehat.

"Inilah yang menjadi harapan kami bersama bahwa di dalam kompetisi yang baik, kompetisi yang sehat, akan lahir tim nasional yang kuat," ungkapnya.

Selain itu, meskipun liga berjalan dengan sistem buble dan tanpa penonton, Munafri mengatakan bahwa ini adalah salah satu langkah untuk melihat bagaimana kondisi liga selama berlangsung.

"Untuk hari ini walauvpun kami melaksanakannya cara bubble tetapi ini adalah salah satu cara yang terbaik untuk mereview segala kegiatan-kegiatan sepak bola yang ada di Indonesia. Termasuk liga di seluruh tingkatan yang ada," katanya.(*)

Editor: Redaksi

RELATED NEWS