Jumenengan Sultan HB X di Gelar Labuhan Dlepih Kahyangan

Kusumawati - Senin, 19 Januari 2026 11:30 WIB
Suasana Labuhan Jumenengan HB XII di Petilasan Dlepih Kayangan Wonogiri (Soloaja)

WONOGIRI (Soloaja.co) – Kearifan lokal dan tradisi adiluhung kembali mewarnai wilayah Wonogiri. Upacara Hajad Dalem Labuhan Pengetan Tingalan Jumenengan Dalem Tahun Dal 1959/2026 Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat sukses digelar di Petilasan Dlepih Kahyangan, Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Senin (19/1/2026).

Prosesi sakral ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kenaikan Takhta ke-38 Sri Sultan Hamengku Buwono X atau Peringatan Jumenengan. Kehadiran utusan keraton dan abdi dalem di situs bersejarah ini menjadi simbol penghormatan terhadap leluhur sekaligus permohonan doa bagi keselamatan bangsa.

Prosesi Sakral di Watu Payung

Rombongan utusan dari Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat yang dipimpin oleh KRT Sinduhadiningrat bersama KRT Wiroguno tiba di lokasi sekitar pukul 10.50 WIB. Dengan busana adat lengkap, sekitar 70 abdi dalem mengikuti prosesi dengan penuh kekhusyukan.

Puncak acara dilaksanakan di Petilasan Watu Payung, sebuah lokasi yang memiliki nilai spiritual tinggi dalam sejarah Mataram Islam. Selama hampir satu jam, doa-doa dipanjatkan diiringi prosesi labuhan (pelarungan) benda-benda tertentu sebagai bentuk simbolis syukur dan buang sial.

Sinergi Pengamanan TNI-Polri

Guna memastikan kekhidmatan acara, Polres Wonogiri melalui Polsek Tirtomoyo bersinergi dengan Koramil 07 Tirtomoyo untuk melakukan pengamanan ketat di sekitar lokasi.

Kasihumas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, menyatakan bahwa pengamanan ini adalah bentuk dukungan Polri terhadap pelestarian nilai budaya.

“Kami memberikan pengamanan maksimal agar seluruh rangkaian upacara berjalan aman dan tertib. Ini adalah komitmen kami dalam menghormati tradisi adat yang telah mengakar kuat di masyarakat,” jelas AKP Anom Prabowo.

Berjalan Aman dan Kondusif

Hingga rombongan meninggalkan lokasi pada pukul 12.15 WIB, situasi dilaporkan sangat kondusif. Tidak ada gangguan kamtibmas yang berarti, menunjukkan kedisiplinan tinggi dari para peserta upacara serta kerja sama yang baik antara petugas dan warga setempat.

“Alhamdulillah, semua berjalan lancar. Kami mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang telah menjaga ketertiban selama prosesi upacara berlangsung,” tutup AKP Anom.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS