Mahasiswa FATIPA UNISRI Bedah Industri Pangan Skala Nasional

Kusumawati - Minggu, 18 Januari 2026 22:43 WIB
Kunjungan industri skala nasional FATIPA UNISRI Surakarta (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Memasuki awal masa perkuliahan, mahasiswa semester 1 Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi dan Industri Pertanian (FATIPA) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta melakukan aksi nyata dengan terjun langsung ke lapangan.

Selama lima hari, 14–18 Januari 2026, mereka melakukan rangkaian kunjungan industri dan edukatif ke beberapa perusahaan besar di Jawa Timur dan Bali.

Dekan Fatipa Unisri, Dr. Nanik Suhartatik, S.TP., M.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan mahasiswa pada realitas dunia kerja sejak dini.

"Kami ingin mahasiswa mampu mengaitkan teori perkuliahan dengan praktik nyata, mulai dari pengolahan bahan baku hingga strategi pemasaran," ujar Dr. Nanik.

Jelajah Industri Skala Nasional

Dalam rangkaian ini, para mahasiswa mengunjungi dua raksasa industri pangan tanah air:
* PT Yakult Indonesia Persada (Mojokerto): Mahasiswa mempelajari proses produksi minuman probiotik serta penerapan ketat Good Manufacturing Practices (GMP).
* PT Garudafood Putra Putri Jaya: Fokus pada sistem produksi skala besar dan manajemen industri modern.

Tak hanya industri besar, para mahasiswa juga mendalami pengolahan produk khas di Bali melalui kunjungan ke Cocoaland (pengolahan cokelat) dan Krisna Blangsinga (produksi pie susu).

Asah Soft Skill dan Profesionalisme

Selain aspek teknis, kunjungan ini dirancang untuk membentuk karakter mahasiswa. Interaksi langsung dengan praktisi lapangan diharapkan dapat mengasah:
* Kedisiplinan dan etika profesional.
* Kerja sama tim.
* Kemampuan komunikasi dengan pelaku industri.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara UNISRI dan dunia industri guna menjawab tantangan pangan berkelanjutan di masa depan. Melalui pengalaman ini, FATIPA UNISRI berharap para mahasiswa memiliki motivasi tinggi untuk berinovasi dan berkontribusi nyata bagi sektor pertanian dan industri pangan nasional.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS