Jaga Stabilitas Pangan, APPSI Solo Pasok 8,5 Ton Beras SPHP
SOLO (Soloaja.co) — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Surakarta melakukan langkah nyata dalam menjaga stabilitas komoditas pangan di pasar tradisional.
Bekerja sama dengan Perum Bulog, APPSI menyalurkan pasokan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 8.575 kilogram langsung kepada para pedagang di Pasar Legi, Surakarta, Selasa (30/6/2026).
Pendistribusian yang dimulai pukul 09.30 WIB ini dikawal ketat oleh jajaran pengurus DPD APPSI Surakarta, perwakilan Dinas Perdagangan Kota Surakarta, kepala pasar beserta jajaran, serta aparat keamanan setempat untuk memastikan penyaluran berjalan tertib dan tepat sasaran.
- BPJS Ketenagakerjaan Surakarta Perkuat Layanan Digital
- 'Gawe Keris' di Petilasan Karaton Kartasura, FBM : Negara Wajib Hadir
Ketua DPD APPSI Kota Surakarta, Muzakki Amna, menegaskan bahwa kehadiran asosiasi dalam menyalurkan beras program pemerintah ini bertujuan utama untuk memangkas hambatan logistik sehingga pedagang mendapatkan kepastian stok dengan harga yang wajar.
"Melalui kolaborasi ini, APPSI memastikan rantai pasok yang stabil dan akses pangan yang adil, demi mewujudkan ekosistem pasar rakyat yang kuat, mandiri, dan sejahtera," ujar Muzakki Amna di sela-sela kegiatan.
Sinergi berkelanjutan antara APPSI dan Bulog ini lahir sebagai bentuk komitmen nyata untuk mendampingi, melindungi, dan memperjuangkan kesejahteraan para pedagang di Pasar Legi.
- Mubaligh Muhammadiyah Solo Utara Perkuat Dakwah Kontekstual
- PMI Sukoharjo Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Warga Juron Nguter
Menurut Muzakki, kelancaran distribusi dari hulu ke hilir menjadi kunci krusial dalam menekan potensi gejolak harga di tingkat konsumen.
"Kehadiran APPSI di tengah ekosistem Pasar Legi diharapkan mampu memotong hambatan logistik sehingga intervensi pangan yang dilakukan pemerintah dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh para pedagang maupun konsumen akhir," tegasnya.
Sementara itu, pihak Dinas Perdagangan bersama pengelola Pasar Legi mengapresiasi kolaborasi tersebut. Pengawasan ketat diterapkan agar seluruh kuota beras SPHP yang mencapai lebih dari 8,5 ton ini terbagi secara merata kepada para pedagang yang telah terverifikasi demi menjaga iklim usaha yang kondusif di salah satu pasar induk terbesar di Solo Raya tersebut.
