Indonesia Sukses Gelar Kejuaraan Basket Pelajar Asia, Medali Perunggu Bersejarah untuk Tim Putri

Kusumawati - Minggu, 31 Agustus 2025 09:06 WIB
Penutupan 9th Asian Basketball Championship 2025 di Solo (Soloaja)

SOLO - (Soloaja.co) - Tim basket pelajar putri Indonesia menorehkan prestasi gemilang dengan meraih medali perunggu di ajang 9th Asian Schools Basketball Championship (ASBC) 2025. Keberhasilan ini menjadi puncak dari perjuangan atlet muda Tanah Air dalam kompetisi yang sukses diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Kota Surakarta.

Kompetisi yang berlangsung sejak 24 Agustus 2025 ini diikuti sekitar 150 atlet pelajar U-18 dari tujuh negara anggota Asian School Sport Federation (ASSF), yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Hong Kong, Republik Rakyat Tiongkok, dan Arab Saudi.

Dalam babak final, tim putri Indonesia berhasil mengamankan posisi ketiga. Adapun hasil lengkap pertandingan final ASBC 2025 adalah:
Kategori Putra: Juara 1: Tiongkok, Juara 2: Malaysia dan Juara 3: Thailand.
Kategori Putri: Juara 1: Tiongkok, juara 2: Thailand dan Juara 3: Indonesia.

Selain prestasi di lapangan, kesuksesan ASBC 2025 juga menjadi bukti nyata kemampuan Indonesia dalam menggelar ajang olahraga internasional dengan standar tinggi. Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, melalui Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga, Raden Isnanta, menyampaikan apresiasinya atas kelancaran acara ini.

“ASBC 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat persahabatan antarnegara serta menjadi wadah pembinaan atlet muda yang akan menjadi masa depan olahraga Asia. Kompetisi ini juga menghadirkan sentuhan industri olahraga yang digemari generasi muda pada cabang olahraga basket,” ujar Isnanta saat menghadiri Farewell Dinner ASBC 2025 di Ballroom Emerald Solo Paragon Hotel & Residences, Sabtu (30/8) malam.

Ketua Panitia ASBC 2025, Luhur Dewanthono, juga mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran acara meski diwarnai dinamika di lapangan. “Di tengah adanya demonstrasi di beberapa titik, penyelenggaraan tetap berjalan aman dan nyaman. Pertandingan tidak terdampak berkat mitigasi risiko yang telah disiapkan,” jelasnya.

Keberhasilan ini juga ditekankan oleh Asisten Deputi Sentra Pembinaan Olahragawan Muda Kemenpora, Muhammad Aziz Ariyanto, yang melihat ajang ini sebagai momentum penting.

“Ajang ini menunjukkan potensi besar atlet pelajar Indonesia. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembinaan agar mampu bersaing di Asia maupun dunia,” tegasnya.

Pada akhirnya, Isnanta menegaskan bahwa keberhasilan ASBC 2025 menjadi penguat posisi Indonesia di kawasan Asia.

"ASBC 2025 membuktikan Indonesia mampu menggelar kompetisi dengan standar tinggi. Kemenpora akan terus bersinergi dengan berbagai pihak agar setiap event berlangsung aman, profesional, dan memberi pengalaman berharga bagi atlet muda,” pungkasnya.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS