Gempa Pacitan, KAI Daop 6 Pastikan Perjalanan KA Aman
YOGYAKARTA (Soloaja.co) — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta memastikan seluruh perjalanan kereta api (KA) di wilayahnya dalam kondisi selamat dan aman pasca-gempa bumi yang terjadi pada Sabtu (27/6) pukul 14.48 WIB.
Demi keselamatan, seluruh perjalanan KA di wilayah Daop 6 Yogyakarta sempat diberhentikan luar biasa (BLB) sementara. Langkah ini diambil untuk memeriksa kondisi prasarana dan sarana secara menyeluruh setelah terjadinya guncangan.
- Alfian Hakim Raih Magister Hukum UNS, Dr Kusumo Putro Targetkan Tim Minimal S2
- Liburan Sekolah, 283 Anak Ikuti Khitanan Massal BAZNAS Sukoharjo
Tim lapangan KAI Daop 6 langsung melakukan pemeriksaan intensif meliputi jembatan, jalur rel, prasarana pendukung, hingga kondisi rangkaian KA. Setelah hasil pemeriksaan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, seluruh kereta api diizinkan melanjutkan perjalanannya kembali.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan para penumpang yang terdampak dan berterima kasih atas kesabaran para pelanggan. Menurutnya, pemeriksaan pasca-gempa merupakan prosedur wajib demi menjaga aspek keselamatan.
- Doskar UMS FC Juara Trofeo Wonorejo Cup IV 2026
- Apresiasi Loyalitas, Telkomsel Gelar Prestige Customer Gathering
Akibat pemeriksaan tersebut, beberapa kereta api mengalami keterlambatan bervariasi, di antaranya KA 188 Joglosemarkerto (26 menit), KA 574a KA Bandara Adi Soemarmo (23 menit), KA 167 Kertanegara (22 menit), KA 47 Taksaka (21 menit), KA 714 Commuterline Yogyakarta-Palur (20 menit), serta KA 706 Commuterline Yogyakarta-Palur (19 menit).
Selain itu, kelambatan juga terjadi pada KA 106b Gajahwong (16 menit), KA 16 Argo Dwipangga (15 menit), KA 85b Sancaka (13 menit), KA 153 Ranggajati (13 menit), KA 541 Bandara YIA (12 menit), KA 554 Bandara YIA (11 menit), KA 269B Matarmaja (10 menit), KA 110b Fajar Utama YK (10 menit), dan KA 10C Argo Wilis (5 menit).
KAI Daop 6 Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk selalu memprioritaskan keselamatan perjalanan kereta api di atas segalanya.
