Liburan Sekolah, 283 Anak Ikuti Khitanan Massal BAZNAS Sukoharjo
SUKOHARJO (Soloaja.co) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo menggelar aksi sosial khitanan massal di Pendopo Graha Satya Praja (GSP) Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (27/6). Kegiatan yang menjadi bagian dari program "Sukoharjo Sehat" ini diikuti oleh 283 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Sukoharjo, baik dari kalangan pondok pesantren maupun masyarakat umum.
Ketua BAZNAS Sukoharjo, H. Sardiyono, menyampaikan bahwa khitanan massal ini merupakan program rutin yang sengaja memanfaatkan momentum libur sekolah agar tidak mengganggu aktivitas belajar anak-anak. Untuk kelancaran proses, BAZNAS bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo (DKK), Puskesmas dan seluruh rumah sakit yang ada di Sukoharjo.
"Kami mengerahkan 28 tim medis dari seluruh rumah sakit di kabupaten dan Puskesmas di 12 kecamatan. Total ada 56 tenaga medis yang terdiri dari 1 dokter dan 1 perawat di setiap tim," jelas Sardiyono.
- Doskar UMS FC Juara Trofeo Wonorejo Cup IV 2026
- Apresiasi Loyalitas, Telkomsel Gelar Prestige Customer Gathering
Tak hanya dikhitan secara gratis, setiap anak juga membawa pulang "sangu" dan perlengkapan ibadah serta sekolah. BAZNAS menyalurkan uang saku masing-masing sebesar Rp200.000, baju koko, sarung, tas, alat tulis, hingga celana khusus khitan.
Sardiyono menambahkan, selain khitanan mass program Sukoharjo Sehat juga aktif membantu biaya opname rumah sakit hingga tunggakan BPJS warga tak mampu.
"BAZNAS Sukoharjo memiliki empat program unggulan lain, yaitu Sukoharjo Pintar, Sukoharjo Taqwa, Sukoharjo Peduli (rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni/RTLH), dan Sukoharjo Makmur (bantuan modal usaha)." Imbuh Sardiyono.
Apresiasi dari Pemerintah Daerah
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Wakil Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, Wakil Ketua II BAZNAS Jawa Tengah HM. Zain Yusuf, MH, serta sejumlah pejabat terkait.
- Percepat UCJ, BPJS Surakarta Perkuat PERISAI
- Sebelum Teken Kontrak, Cek Dulu 7 Hal Penting Saat Sewa Rumah
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, memberikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS atas konsistensinya membantu masyarakat. Menurutnya, momen liburan ini sangat dinantikan oleh para orang tua yang ingin mengkhitankan anaknya namun terkendala biaya.
"Hari ini adalah hari yang istimewa. Kalian telah menunjukkan keberanian untuk menjalani salah satu tahapan penting. Jangan takut, di sini ada dokter dan tim medis berpengalaman," ujar Etik menyemangati para peserta.
Ia berharap anak-anak yang dikhitan kelak tumbuh menjadi generasi yang saleh, rajin belajar, dan membanggakan Kabupaten Sukoharjo.
Keceriaan salah satunya dirasakan oleh Danis (13), anak asal Lorog yang bersiap masuk ke MTs Tawangsari. Sambil memegangi tas hadiahnya, ia mengaku senang meski sempat merasa tegang.
"Sakit sedikit tapi senang, bisa ikut sunat pas liburan. Besok kalau sudah masuk sekolah baru, saya sudah sunat. Terima kasih dapat sangu, tas, dan baju," ungkap Danis riang.
