Dimulai, Restorasi Tembok nDalem Prabuwinatan Keraton Surakarta

Kusumawati - Rabu, 22 April 2026 19:56 WIB
Persiapan revitalisasi tembok nDalem Prabuwinatan Keraton Surakarta yang ambruk (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Komitmen pelestarian kawasan cagar budaya di lingkungan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memasuki babak baru. Panembahan Agung Tedjowulan telah memberikan restu secara resmi kepada Yayasan Kusumo Buwono dan Yayasan Warna Warni Indonesia untuk memulai pemugaran tembok nDalem Prabuwinatan yang telah lama rusak.

Juru bicara KGPH Panembahan Agung Tedjowulan, Kangjeng Prof. (HC) Dr. (HC) Candra Malik Pakoenegoro, menegaskan pentingnya prosedur perizinan dalam kawasan cagar budaya peringkat nasional tersebut. Menurutnya, izin dari Panembahan Agung menjadi dasar mutlak untuk menjaga autentisitas dan nilai historis bangunan keraton.

Surat izin dengan nomor 19/SKMK.08.2026/PAKKSH/IV/2026 telah diterbitkan sebagai respons atas permohonan dari Dra. Krisnina Akbar Tanjung, M.Si. selaku pimpinan yayasan. Langkah strategis ini juga berjalan selaras dengan mandat dari Kementerian Kebudayaan RI yang menunjuk Gusti Tedjowulan sebagai pelaksana perlindungan kawasan keraton.

“Dalam proses pengerjaannya, koordinasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Tengah menjadi syarat utama. Hal ini dilakukan agar setiap tahap pemugaran tetap berpegang pada kaidah teknis pelestarian yang benar.” Ungkap Candra Malik, Rabu (22/04).

Gusti Tedjowulan bahkan menugaskan empat Sentanadalem untuk melakukan pendampingan langsung di lokasi proyek. Yakni yakni KPH Joyo Adilogo, KRMH Suryo Manikmoyo, KRMH Suryo Kusuma Wibawa, dan KRMH Surya Adimijaya.

Pelaksanaan teknis pemugaran dipercayakan kepada Bintoro Notoraharjo, seorang ahli yang telah berpengalaman menangani restorasi nDalem bersejarah lainnya di Surakarta. Sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi setempat, proses perbaikan diawali dengan ritual wilujengan di pelataran nDalem Prabuwinatan pada awal pekan ini.

Pendanaan untuk proyek restorasi ini didukung oleh hasil penggalangan dana dari acara budaya Tribute to National Heritage yang sukses diselenggarakan di Jakarta pada Februari lalu. Restorasi ini diharapkan menjadi pemantik bagi gerakan pelestarian cagar budaya yang lebih luas di Kota Solo.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS