KAI Daop 6 Perketat Ruang Aman bagi Perempuan di Stasiun
SOLO (Soloaja.co) – PT KAI (Persero) Daop 6 Yogyakarta memanfaatkan momentum Hari Kartini untuk memperkuat keamanan penumpang perempuan melalui kampanye anti pelecehan seksual di Stasiun Lempuyangan, Rabu (22/4).
Berkolaborasi dengan Semboyan Satoe Community, aksi ini menekankan pada keberanian melapor dan perlindungan hukum bagi korban.
- BRI Lestarikan Lingkungan Lewat Tanam 500 Mangrove dan Pelepasan Ikan
- Transformasi Digital: IFP Dorong Belajar Lebih Interaktif di SD Muhammadiyah 1
Rangkaian acara dimulai dengan penandatanganan petisi komitmen bersama untuk menolak segala bentuk kekerasan seksual di area transportasi publik. Selain itu, petugas dan komunitas membagikan bunga mawar serta pin edukasi kepada para penumpang sebagai simbol dukungan terhadap keamanan perempuan.
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran kolektif agar pelanggan tidak ragu meminta pertolongan jika melihat atau mengalami tindakan yang tidak menyenangkan.
- BRI Dorong Women Empowerment Lewat Srikandi Pertiwi
- 5 Hidangan Korea yang Populer Usai Muncul di Drakor
“KAI secara tegas memberlakukan sanksi blacklist permanen bagi oknum yang terbukti melakukan pelecehan.” Kata Feni.
Sebagai inovasi layanan, KAI kini mengandalkan fitur Female Seat Map di aplikasi Access by KAI. Fitur ini memungkinkan penumpang perempuan memantau gender penumpang di kursi sekitar saat pemesanan tiket, guna memberikan rasa tenang dan kenyamanan ekstra selama perjalanan.
