495 Pelajar Ikuti Competisi Robotika IRC IV di Sukoharjo

Kusumawati - Sabtu, 07 November 2026 13:51 WIB
Plt Bupati Sukoharjo membuka Kompetisi Robotika IRC IV di Sukoharjo (Soloaja)

SUKOHARJO (Soloaja.co) – Sebanyak 495 pelajar dari berbagai wilayah di Indonesia memadati Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GP3D) Kabupaten Sukoharjo. Para peserta dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, DIY, hingga Batam tersebut berlaga dalam ajang Innovation Robotics and Competition (IRC) IV yang diselenggarakan pada Sabtu–Minggu (7–8/11/2026).

Ajang tahunan berbasis teknologi dan robotika ini diinisiasi oleh MTs Negeri 2 Sukoharjo yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

Plt. Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, S.E., secara resmi membuka ajang yang mempertandingkan empat kategori utama tersebut, yakni Robot Soccer, Robot Transporter, Coding Scratch, dan Inovasi.

Dalam sambutannya, Eko Sapto Purnomo mengapresiasi konsistensi MTs Negeri 2 Sukoharjo yang terus menjaga keberlangsungan kompetisi hingga memasuki tahun keempat.

Menurutnya, konsistensi ini membutuhkan komitmen serta dedikasi tinggi dalam menciptakan wadah kreativitas teknologi bagi generasi muda.

"Teruslah berkarya, karena kalian adalah bibit-bibit ilmuwan dan teknokrat masa depan yang akan menjadi kebanggaan Sukoharjo," ujar Eko Sapto di hadapan ratusan peserta.

Ia menegaskan bahwa IRC IV bukan sekadar arena berburu gelar juara, melainkan sarana menguji keberanian, memperluas wawasan teknologis, dan mempererat tali silaturahmi antarpelajar dari berbagai daerah.

Sementara itu, Kepala MTs Negeri 2 Sukoharjo, Rosyid Eko Priyono, S.Pd., M.Pd., berharap ajang IRC dapat terus berkembang melalui sinergi yang lebih luas dengan pemerintah daerah serta para pemangku kebijakan.

"Harapan kami, melalui kegiatan ini akan ditemukan bibit-bibit unggul yang memiliki potensi besar di bidang teknologi dan robotika, yang nantinya dapat terus dibina dan dikembangkan," ungkap Rosyid.

Selain mengasah keterampilan teknis pemrograman dan robotika, IRC IV juga dirancang untuk melatih kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah (problem solving), serta kemampuan berpikir komputasional (computational thinking) bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan era digital.

Editor: Kusumawati

RELATED NEWS

‌‌‌
‌‌‌
‌‌‌