mou
Kamis, 29 Oktober 2026 11:07 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Kusumawati

SOLO (Soloaja.co) - Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta kembali meneguhkan komitmennya dalam memperluas jejaring kolaborasi strategis. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui agenda Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Nota Kesepakatan Kerja Sama (MoA) serta Silaturahmi Mitra Kerja Sama yang diselenggarakan di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisri.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (23/10) tersebut mempertemukan sebanyak 30 mitra dari pelbagai sektor. Sektor-sektor yang terlibat mencakup instansi pemerintah, lembaga penyelenggara pemilu, lembaga peradilan, perguruan tinggi, organisasi profesi, hingga dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Dari total 30 mitra yang hadir, sebanyak 20 mitra secara resmi menandatangani dokumen kerja sama baru. Sementara itu, 10 mitra lainnya hadir dalam sesi silaturahmi untuk menjaga keberlanjutan hubungan kemitraan yang telah ditandatangani sejak awal tahun 2026.
Deretan mitra yang menandatangani kesepakatan di antaranya Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Bawaslu Kabupaten Sragen, KPU Kota Surakarta, Kadin Surakarta, Pengadilan Agama Surakarta, DPARI, UNMER Madiun, UIN Raden Mas Said Surakarta, Poltekkes Kemenkes Surakarta, UST Yogyakarta, PT Transportologi, Yayasan Seni Kreatif Surakarta, HIPMI Surakarta, Kemuning Orchid, Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso, PT Samudera Edukasi Teknologi, PT Piranha Smart Center, PT Penerbit Erlangga, CV Hadiwijaya Makmur Sejahtera (Coltura), dan CV Ganep Lintas Generasi.
Sedangkan mitra yang mengikuti agenda silaturahmi meliputi Pemerintah Kota Surakarta, Disdukcapil Karanganyar, Diskominfo Karanganyar, BPBD Kota Surakarta, BAZNAS Kota Surakarta, Universitas Sahid Surakarta, PT Japfa Food Indonesia, Solo Technopark, Mercure Hotel, serta PT Micro Madani Institute Surakarta.
Rektor Unisri, Prof. Dr. Drs. Sutoyo, M.Pd., menyambut hangat kehadiran seluruh perwakilan instansi dan mengapresiasi kepercayan yang diberikan kepada Unisri. Ia menegaskan pentingnya kemitraan ini untuk menyokong performa kelembagaan.
"Kerja sama dengan berbagai pihak memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan institusi, memperluas kesempatan kolaborasi, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi," ujar Prof. Sutoyo.
Ia juga berharap implementasi program yang berjalan dapat terus dipacu demi kemajuan bersama.
"Kerja sama ini diharapkan dapat terus dikembangkan dan diperkuat sehingga memberikan manfaat yang lebih luas, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta pengembangan kompetensi mahasiswa sesuai kebutuhan dunia kerja," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala UPT Kerja Sama Unisri, Andri Astuti Itasari, S.Sos., M.I.Kom., memaparkan bahwa kolaborasi yang dibangun tidak berhenti di atas kertas, melainkan telah terealisasi dalam berbagai aktivitas akademik dan praktis.
"Kerja sama yang dibangun selama ini telah diimplementasikan melalui berbagai kegiatan, seperti program magang mahasiswa, kegiatan penelitian dan riset kolaboratif, asistensi mengajar, serta berbagai bentuk pengabdian kepada masyarakat," jelas Andri Astuti.
Ia menambahkan bahwa peran UPT Kerja Sama adalah terus memfasilitasi setiap unit di Unisri agar mampu mengoptimalkan peluang kemitraan secara berkelanjutan.
"Melalui program magang, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal lingkungan kerja dan meningkatkan kompetensi profesional. Sementara kolaborasi riset dan asistensi mengajar membuka ruang bagi pertukaran pengetahuan serta pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa," pungkasnya.
Lewat penguatan sinergi ini, Unisri optimis dapat terus melahirkan program-program kolaboratif baru yang produktif, terarah, dan saling menguntungkan bagi seluruh pihak yang terlibat.
Bagikan