Tiga Dosen DKV ISI Surakarta Ikuti Pameran di Palestina

Kamis, 15 Januari 2026 11:13 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001251416.jpg
Tiga dosen DKV FSRD ISI Surakarta ikuti pameran seni di Bethlehem Palestine (Soloaja istimewa)

SOLO (Soloaja.co) – Sebagai wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tiga dosen Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV) FSRD ISI Surakarta sukses menorehkan prestasi internasional. 

Karya visual mereka berhasil lolos kurasi ketat dan dipamerkan dalam ajang bergengsi 2nd International Design Challenge and Exhibition 2025 "Threads of Creativity" di Bab idDeir Art Gallery, Bethlehem, Palestina.

Pameran yang berlangsung pada 25–27 November 2025 lalu ini mengusung misi mulia: melindungi, melestarikan, dan menata kembali warisan budaya Palestina melalui praktik kreatif kontemporer. Perhelatan ini merupakan inisiatif riset global dari University of Porto (Portugal) dan Palestine Technical University Kadoorie.

Filosofi Ketangguhan dalam Karya

Ketiga dosen tersebut, yakni Indriati Suci Pravitasari, M. Harun Rosyid Ridlo, dan Basnendar Herry Prilosadoso, menampilkan karya yang sarat akan makna filosofis dan pesan perdamaian.

* Indriati Suci Pravitasari (Vita) menampilkan karya berjudul "Blooming Through Diversity" (Mekar dalam Masa Sulit). Ia memadukan sulaman khas Palestina, Tatreez, dengan simbol bunga teratai. "Bunga teratai melambangkan harapan dan ketangguhan yang lahir dari kesulitan. Semakin keruh airnya, semakin indah bunganya. Ini adalah refleksi bahwa keindahan sejati muncul dari proses yang sulit," jelas Vita.

* M. Harun Rosyid Ridlo mengusung karya berjudul "Roots and Rhythm". Karyanya terinspirasi dari pohon zaitun yang melambangkan keteguhan akar (sumud) dan tari tradisional Dabke yang merepresentasikan semangat komunitas. Harun mengeksplorasi motif Tatreez tradisional untuk memastikan warisan budaya tersebut tetap relevan bagi generasi mendatang.

* Basnendar Herry Prilosadoso menampilkan karya bertajuk "Threads of Creativity". Ia mengambil bentuk dasar tanaman gandum sebagai simbol kesejahteraan dan kemakmuran, dengan dominasi warna kuning yang kuat.

Motivasi Global Civitas Akademik

Capaian ini mendapatkan apresiasi tinggi dari pihak kampus. Kepala Prodi DKV ISI Surakarta, Rendya Adi Kurniawan, menyatakan bahwa keberhasilan ini menjadi suntikan motivasi bagi seluruh civitas akademik.

"Pencapaian ini sangat penting dan membanggakan. Dosen tidak hanya dituntut mengajar dan meneliti, tetapi aspek berkarya juga tidak boleh dilupakan. Ini membuktikan bahwa karya dari ISI Surakarta mampu bersaing dan diakui secara global, khususnya dalam isu pelestarian budaya internasional," ungkap Rendya dalam rilis resminya.

Pameran ini menjadi bukti bahwa seni dan desain dapat menjadi jembatan diplomasi budaya yang kuat, menghubungkan Solo dengan komunitas kreatif dunia di Palestina dan Portugal melalui benang-benang kreativitas.