Specta Edufair, Astrid Widayani Tekankan Penguatan Karakter

Jumat, 23 Januari 2026 15:05 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001279210.jpg
Wawali Surakarta Astrid Widayani saat membuka Specta Edufair 2026 di The Park Mall (Soloaja)

SUKOHARJO (Soloaja.co) – Atrium The Park Mall Solo Baru menjadi pusat perhatian dunia pendidikan di Soloraya. Sebanyak 45 sekolah menengah pertama yang tergabung dalam Ikatan SMP/MTs Swasta Kota Surakarta menggelar pameran pendidikan bertajuk "Specta Edufair 2026". Acara ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu (23-25 Januari 2026).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani. Dalam sambutannya, Astrid memberikan apresiasi tinggi terhadap panggung kreatif yang mempertemukan seluruh sekolah swasta ini sebagai wadah unjuk potensi dan inovasi. 

Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Kolaborasi

Astrid Widayani menggarisbawahi bahwa kehadiran 46 sekolah swasta di Solo jangan dipandang sebagai ajang kompetisi antar lembaga, melainkan sebagai sarana kolaborasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

"Pendidikan harus terus bergerak menyesuaikan zaman. Melalui kegiatan ini, antar sekolah bisa melihat kelebihan masing-masing untuk dijadikan bahan adaptasi dan inovasi ke depan. Jangan jadikan ini kompetisi, tapi kolaborasi untuk melihat kebutuhan anak didik saat ini," ujar Astrid di sela-sela peninjauan stand pendidikan, Jumat (23/1/2026).

Soroti Isu Narkoba dan Penguatan Karakter Remaja

Di tengah pesatnya teknologi, Astrid juga mengingatkan tantangan besar di usia remaja, khususnya di tingkat SMP. Ia menyinggung laporan dari BNN mengenai ancaman narkoba yang mulai menyasar siswa usia menengah pertama.

"Usia SMP adalah masa krusial bagi remaja. Saat ini banyak isu sosial yang menjadi PR di Surakarta. Maka, selain inovasi teknologi dan metodologi pembelajaran, penguatan karakter adalah tolak ukur utama, baik di sekolah negeri maupun swasta," tegasnya.

Terkait perbandingan sekolah negeri dan swasta, Astrid menjelaskan bahwa pemerintah terus berupaya menyediakan fasilitas berkualitas. Selain sekolah negeri, saat ini telah hadir Sekolah Rakyat dan menyusul Sekolah Garuda sebagai bagian dari upaya pemerintah pusat dalam meningkatkan akses pendidikan berkualitas.

Kemeriahan Acara: Dari Lomba Mendongeng hingga Talkshow

Ketua Panitia Specta Edufair, Wahyudi, menjelaskan bahwa seluruh SMP swasta di Solo yang berjumlah 45 sekolah ikut berpartisipasi penuh dalam ajang ini. Selain memamerkan potensi di setiap stand, acara juga diisi dengan berbagai kompetisi dan pertunjukan seni.

"Hari pertama dimulai dengan opening dan lomba vokal. Sabtu besok akan ada lomba poster, lomba mendongeng, hingga talkshow pendidikan dengan narasumber dari Semarang. Sementara hari Minggu akan penuh dengan penampilan seni (performance) dari sekolah-sekolah sebelum ditutup dengan closing ceremony," jelas Wahyudi.

Specta Edufair diharapkan menjadi jembatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dalam keunggulan masing-masing sekolah swasta di Surakarta, sekaligus menjadi destinasi edukasi yang rekreatif bagi keluarga di akhir pekan.