SEA Teacher: Mahasiswa UMS Mengajar di Filipina

Senin, 26 Januari 2026 19:10 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001291442.jpg
SEA Teacher: Mahasiswa UMS Mengajar di Filipina (Humas UMS)

SOLO (Soloaja.co) – Program Pre-Service Student Teacher Exchange in Southeast Asia (SEA Teacher) kembali memberikan kesempatan bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) untuk mencicipi pengalaman internasional. Kali ini, Yuanisya Arrafiu, mahasiswa Pendidikan Akuntansi FKIP UMS, membagikan kisah inspiratifnya mengajar di Filipina.

Mahasiswa angkatan 2023 asal Sragen ini ditugaskan di Aklan Catholic College, Kalibo, Filipina. Program yang berlangsung dari 12 Januari hingga 8 Februari 2026 ini menitikberatkan pada observasi pembelajaran dan pertukaran budaya.

Adaptasi dan Kehangatan Budaya

Memasuki minggu pertama, Yuanisya mengaku terkesan dengan keramahan masyarakat setempat. Ia merasa sangat terbantu oleh kehadiran buddies (pendamping mahasiswa) yang sangat perhatian.

"Buddies-nya baik banget dan peduli. Bahkan kami kadang dimasakkan makanan," ujar Yuanisya, Kamis (22/1).

Selain urusan akademik, Yuanisya berkesempatan mengenal budaya lokal lebih dalam. Ia mengunjungi Bakhawan Eco Park dan menyaksikan langsung Ati-Atihan Festival, festival budaya tahunan terbesar di Kalibo yang kebetulan digelar saat masa penugasannya.

Tantangan dan Observasi Kelas

Terkait aktivitas di sekolah, Yuanisya telah memulai observasi kelas sejak Selasa pekan pertama. Ia menyoroti suasana belajar yang interaktif serta antusiasme tinggi dari para siswa dan guru di Filipina.

Meski merasa nyaman dengan fasilitas asrama dan biaya hidup yang terjangkau, ia tak menampik adanya tantangan, terutama dalam mencari makanan halal.

"Untuk mengatasinya, kami lebih sering memasak sendiri atau memilih opsi makanan cepat saji," tambahnya.

Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi Yuanisya dalam memperluas wawasan global, sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa UMS lainnya untuk berani mengambil peluang di kancah internasional.