Dhaup Ageng
Jumat, 06 November 2026 11:11 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Kusumawati

SOLO (Soloaja.co) — Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti Gereja Katolik Paroki Santo Antonius Padua Purbayan, Solo, Jumat (6/11/2026) pagi. Putri Pura Mangkunegaran, G.R.Aj. Ancillasura Marina Sudjiwo atau Gusti Sura, resmi mengikat janji suci pernikahan bersama K.P.H. F.X. Adimas Rosdian (Kanjeng Dimas) dalam Perayaan Ekaristi Penerimaan Sakramen Pernikahan yang dimulai pukul 08.00 WIB.
Momen sakral ini menjadi bagian utama dari rangkaian Dhaup Ageng Mangkunegaran. Misa pemberkatan pernikahan tersebut dipimpin secara konselebrasi oleh tiga imam, yakni Romo Herman Yoseph Singgih Sutoro, Pr, Romo Walterus Teguh Santosa, SJ, dan Romo Ibnu Fajar Muchammad, MSF.
Kedua mempelai tiba di kompleks gereja sekitar pukul 08.10 WIB dengan mengendarai mobil Mercedes-Benz S450 berplat nomor B 30 RI. Rombongan keluarga besar hadir mendampingi dalam balutan busana adat Jawa dan batik yang anggun.
Ibunda Gusti Sura, G.K.P. Mangkoenagoro IX, memasuki gereja terlebih dahulu, dilanjutkan rombongan orang tua mempelai pria, K.P. Yustinus Soeroso dan Yustina Rahyuni Soeroso, beserta keluarga.
Setelah pemberkatan di gereja usai secara tertutup dan khidmat, rangkaian prosesi berlanjut menuju Pura Mangkunegaran. Di sana, Gusti Sura dan Kanjeng Dimas melangsungkan upacara adat Panggih di Pendapa Ageng serta Dalem Ageng sebagai simbol penyatuan dua insan dan keluarga besar, dilanjutkan dengan resepsi Pahargyan.
Kemeriahan pesta pernikahan ini juga dibagikan kepada masyarakat luas melalui pesta rakyat bertajuk "Mangayubagya Mangkunegaran Dhaup Ageng" yang digelar selama tiga hari berturut-turut. Pada Jumat malam, warga disuguhkan tayangan Live Relay Dhaup Ageng serta penampilan Orkes Keroncong Alunan Semut Ireng.
Pesta rakyat berlanjut pada Sabtu (7/11/2026) malam dengan menampilkan sajian seni seperti Tari Janger, Tari Asmaradana, Tari Gatotkaca Dadung Awuk, Tari Bandayuda, hingga seni kolaborasi Ekosdance Company x Soreng Warga Setuju, yang diakhiri pagelaran wayang kulit. Puncak Mangayubagya dijadwalkan berlangsung Minggu (8/11/2026) sore lewat berbagai atraksi budaya, pemutaran film, hingga pertunjukan musik penutup.
Bagikan