imlek
Minggu, 15 Februari 2026 20:25 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SOLO (Soloaja.co) – Memasuki semarak perayaan Tahun Baru Imlek 2577, Panitia Bersama Imlek berkolaborasi dengan Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS) dan PMI Kota Surakarta menggelar talkshow motivasi bertajuk “Belajar Sampai ke Negeri China”.
Acara yang berlangsung di Gedung PMS pada Kamis (12/2) ini dihadiri oleh 1.000 peserta yang antusias menggali peluang pendidikan global.
Kegiatan ini menghadirkan panelis luar biasa, mulai dari motivator tersohor Andrie Wongso, pendiri Museum Peranakan Tionghoa Azmi Abubakar, hingga Novi Basuki, seorang pakar yang menuntaskan studi S3 di China. Hadir pula memberikan dukungan, Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani, bersama jajaran rektor, ratusan mahasiswa, serta pelajar kelas 12 SMA se-Solo Raya.
Dorong Generasi Muda Berpikir Out of the Box
Ketua Umum PMS sekaligus Ketua Panitia Imlek Bersama, Sumartono Hadinoto, menegaskan bahwa tema acara ini bukan sekadar pepatah lama. Ia ingin memotivasi pelajar Solo agar berani mengambil peluang pendidikan di negara dengan kemajuan teknologi paling pesat saat ini.
“Kami bertujuan mengajak generasi muda berani berpikir out of the box. Jangan hanya cukup menuntut ilmu di dalam negeri, tapi berani ke luar negeri, khususnya China yang teknologinya kini sangat luar biasa,” ujar peraih penghargaan Tokoh Inspiratif Solo 2026 tersebut.
Sumartono menambahkan, meskipun pendidikan di Indonesia sudah baik, mengadopsi keunggulan teknologi dari negara maju adalah langkah strategis untuk memajukan bangsa saat mereka kembali ke tanah air.
Gali Peluang Beasiswa Melimpah
Salah satu poin penting dalam talkshow ini adalah berbagi informasi mengenai banyaknya beasiswa yang tersedia di China. Harapannya, para peserta dapat menjadi penyambung lidah bagi rekan-rekan mereka.
Motivator Andrie Wongso pun turut membakar semangat peserta dengan mengupas tuntas rahasia di balik kemajuan pesat China. “Betapa kuatnya China ini perlu kita pelajari. Saya berharap anak muda belajar sungguh-sungguh untuk bekal masa depan,” tuturnya.
Inspirasi ini dirasakan langsung oleh para peserta, salah satunya Joseph, siswa SMA Kristen Widya Wacana. Ia mengaku semakin termotivasi untuk merancang masa depan studinya. "Penasaran dan sangat berguna infonya. Kalau ada peluang beasiswa di China, saya ingin mencoba," katanya.
Acara ditutup dengan pemberian cendera mata dan foto bersama, menandai komitmen bersama dalam mencetak generasi emas Solo yang berwawasan internasional namun tetap berakar pada cinta tanah air.
Bagikan