Minggu, 07 Juni 2026 10:40 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SOLO (Soloaja.co) — Kelurahan Semanggi mengukir sejarah baru dalam dunia olahraga masyarakat di Kota Bengawan. Kolaborasi apik antara pihak kelurahan dan Karang Taruna setempat sukses melahirkan "Semanggi Run 5K 2026", sebuah ajang lari perdana di Kota Surakarta yang berhasil digelar secara mandiri di tingkat kelurahan pada Minggu (7/6).
Event rekreasi yang berpusat di Lapangan Losari, Kecamatan Pasar Kliwon ini langsung menyedot antusiasme tinggi dengan kehadiran sekitar 750 pelari. Kemeriahan acara kian mendongkrak semangat warga lantaran Wali Kota Surakarta Respati Ardi bersama Wakil Wali Kota Astrid Widayani tampak membaur di barisan peserta dan ikut berlari menyusuri rute hingga garis finis.
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya atas daya kreatif dan kemandirian warga Semanggi yang mampu mengemas agenda olahraga publik berskala besar.
“Ini sangat luar biasa. Saya bangga masyarakat Semanggi dapat menyelenggarakan event yang sangat kreatif dan mampu menghadirkan ratusan peserta. Semoga kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, baik dari sisi kesehatan, kebersamaan warga, maupun perputaran ekonomi lokal,” ujar Respati di sela-sela menyapa warga di sepanjang rute.
Ia menilai, Semanggi Run menjadi bukti konkret bahwa Kota Solo merupakan kota yang sangat ramah olahraga (sport-friendly). Ajang ini tidak sekadar memasyarakatkan olahraga, melainkan menjelma menjadi panggung promosi wilayah yang efektif. Respati pun menaruh harapan agar inovasi segar ini menular ke wilayah-wilayah lain di Surakarta.
Inovasi Inspiratif Berdampak Luas
Apresiasi senada turut mengalir dari Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani. Dirinya menandai momentum ini sebagai tonggak sejarah baru bagi pergerakan komunitas di tingkat kelurahan.
* Pionir di Solo: Semanggi resmi menjadi kelurahan pertama di Surakarta yang menginisiasi dan sukses menggelar kompetisi lari secara mandiri.
* Prospek Tahunan: Pemkot mendorong agar Semanggi Run dipertahankan dan bertransformasi menjadi agenda rutin yang ikonik setiap tahunnya.
“Ini menjadi langkah yang inspiratif. Pemerintah Kota Surakarta akan terus mendukung pengembangan olahraga masyarakat dengan menghadirkan fasilitas yang semakin baik dan mendorong lahirnya event-event olahraga yang kreatif, inklusif, dan bermanfaat bagi warga,” tegas Astrid.
Gotong Royong dan Perputaran Ekonomi
Hajat besar ini sekaligus memotret kematangan kapasitas warga dalam mengelola event publik berkualitas. Dengan harga tiket masuk Rp100.000 untuk kategori early bird dan Rp110.000 untuk reguler, para pelari sudah dimanjakan dengan fasilitas komplet standar kompetisi, mulai dari jersey eksklusif, nomor dada (BIB), medali finisher, hingga pos penyegaran (refreshment).
Suasana rute lari 5 kilometer tersebut juga kian semarak dengan kehadiran sejumlah tokoh publik dan penggiat olahraga, di antaranya Ade Bhakti Ariawan, Erik Estrada, jajaran Forkopimda, serta Camat Pasar Kliwon dan Lurah Semanggi.
Selain menjadi wadah kebugaran, kegiatan ini terbukti ampuh mempererat urat nadi gotong royong warga sekaligus menggerakkan roda ekonomi kreatif lokal di sekitar kawasan Pasar Kliwon.
Bagikan