PARESO Bekali UMKM Kuasai AI untuk Desain dan Video

Rabu, 08 Juli 2026 18:08 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001868469.jpg
Komunitas PARESO ikuti pelatihan konten video promosi (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Komunitas Paguyuban Pawon Rempah Solo (PARESO) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Solo Raya. Kali ini, mereka menyelenggarakan rangkaian pelatihan bertajuk "Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Pembuatan Media Promosi UMKM", 7-8 Juli 2026 di Rumah Kreatif BUMN, Solo. 

Selama pelaksanaan, para peserta mendapatkan pendampingan langsung mengenai pemanfaatan teknologi AI untuk menghasilkan materi promosi yang menarik dan profesional. Hebatnya, seluruh materi iklan tersebut dapat dibuat secara mandiri tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Pada hari pertama, pelatihan difokuskan pada pembuatan media iklan dan poster promosi menggunakan AI. Sesi ini dipandu oleh Ken Eka dari Harmoni Cipta Rasa yang juga merupakan anggota PARESO. 

Di sini, peserta mempelajari cara menyusun konsep promosi, menulis konten pemasaran yang efektif, hingga menghasilkan desain visual siap cetak maupun publikasi digital. Melalui bantuan AI, para pelaku UMKM terbukti mampu menciptakan materi visual yang estetik, layaknya hasil sentuhan desainer profesional.

Memasuki hari kedua, materi bergeser pada pembuatan video iklan gratis berbasis AI yang disampaikan oleh Owner Idako Sukses Mandiri, Agus Prianto Santosa. 

Peserta diajak mengeksplorasi cara mengubah desain statis menjadi video pemasaran yang dinamis dan interaktif. Proses produksi video pun menjadi jauh lebih cepat, mudah, dan hemat biaya berkat platform AI.

Dalam paparannya, Agus Prianto Santosa menyampaikan bahwa perkembangan teknologi AI merupakan peluang besar bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing di pasar modern.

“Saat ini membuat video promosi yang menarik tidak harus mengeluarkan biaya jutaan rupiah. Dengan memanfaatkan teknologi AI secara tepat, pelaku UMKM dapat menghasilkan video iklan profesional secara gratis, sehingga produk memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan lebih mudah dikenal oleh masyarakat,” ujar Agus.

Antusiasme peserta terlihat begitu tinggi di sepanjang kegiatan. Berbagai produk UMKM lokal berhasil ditransformasikan menjadi materi promosi digital yang memikat, mulai dari desain poster hingga video iklan yang siap diunggah ke media sosial demi memperkuat branding.

Salah satu peserta sekaligus pemilik usaha My Herbalicious, Sri Sumarlin, mengaku mendapatkan pengalaman baru yang sangat membuka wawasan. Sebagai pelaku usaha yang berada di generasi *baby boomer*, ia sempat merasa asing dengan istilah kecerdasan buatan tersebut.

“Sangat luar biasa bersama dengan PARESO memberi kesempatan untuk belajar AI, yang bagi saya merupakan hal yang sangat baru. Ternyata setelah dipelajari, AI tidak sesulit yang saya bayangkan. Meskipun saya termasuk generasi baby boomer, teknologi ini sangat mudah dipelajari. Mari rekan-rekan semua, kembangkan kreativitas dan usaha kita melalui AI,” ungkap Sri Sumarlin dengan penuh semangat.

Melalui pelatihan ini, pihak penyelenggara berharap dapat meletakkan batu pertama bagi transformasi digital UMKM di Surakarta dan sekitarnya. Penguasaan teknologi AI diharapkan mampu memangkas beban biaya operasional promosi yang selama ini sering menjadi kendala klasik bagi pelaku usaha kecil.

Dengan kemampuan membuat materi promosi secara mandiri, kualitas branding produk lokal otomatis akan naik kelas. Hal ini sekaligus memperluas jangkauan pasar dan mendongkrak daya saing produk di era ekonomi digital.

PARESO sendiri terus meneguhkan posisinya sebagai wadah belajar, berbagi pengalaman, dan berkolaborasi bagi pelaku UMKM, khususnya yang bergerak di sektor pangan dan pengolahan rempah-rempah Nusantara. 

Melalui semangat inovasi dan pemanfaatan teknologi, komunitas ini berkomitmen melahirkan pelaku usaha yang adaptif dan mampu membawa kekayaan rempah Indonesia ke panggung yang lebih luas.