Upgrading Guru Al-Azhar Syifa Budi Solo Sambut Ajaran Baru

Kusumawati - Rabu, 08 Juli 2026 16:44 WIB
Ketua Yayasan Al Azhar Syifa Budi Solo Prof Jamal Wiwoho (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Menyambut Tahun Ajaran 2026/2027, Al-Azhar Syifa Budi Solo menyelenggarakan kegiatan Upgrading Guru dan Staf di Ballroom Hotel Megaland Solo, Rabu (8/7). Kegiatan ini diikuti sekitar 150 guru dan tenaga kependidikan dari seluruh unit pendidikan, mulai dari TA, TK, SD, SMP, hingga SMA Al-Azhar Syifa Budi Solo.

Mengusung tema “Meningkatkan Semangat Inovasi Pendidik dalam Mewujudkan Sekolah Unggul, Berkarakter dan Berdaya Saing Global”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kompetensi sumber daya manusia sekaligus menyatukan visi seluruh civitas sekolah dalam menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang.

Ketua Yayasan Amal Sahabat Surakarta, Prof. Dr. H. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum., dalam sambutan pembuka sekaligus motivasinya menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari kualitas pendidik dan tenaga kependidikannya.

"Ada enam poin penting sebagai fondasi pengembangan lembaga pendidikan, yaitu pentingnya peningkatan kompetensi guru dan karyawan, transformasi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, penguatan karakter dan budaya kerja profesional, sinergi seluruh unsur sekolah, komitmen terhadap mutu pendidikan, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan kepada peserta didik dan orang tua." Ungkap Prof Jamal.

Menurut Prof. Jamal Wiwoho, keunggulan sebuah sekolah tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi oleh kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, seluruh guru dan karyawan dituntut untuk terus belajar, berinovasi, serta membangun budaya kerja yang kolaboratif demi memberikan pelayanan pendidikan terbaik.

Kegiatan ini juga menghadirkan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Provinsi Jawa Tengah, Agung Wijayanto, yang memaparkan materi mengenai Arah Kebijakan Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.

Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai kebijakan strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan, penguatan karakter peserta didik, pemanfaatan teknologi pembelajaran, hingga pentingnya kolaborasi antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah.

Sesi berikutnya berlangsung sangat interaktif melalui penyampaian materi oleh dr. Andri Putranto dengan tema “Menyiapkan Guru dalam Menyikapi Pergaulan Bebas dan Penyimpangan Seksual Siswa sejak Dini.”

Materi ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta karena membahas fenomena sosial yang semakin kompleks serta memberikan bekal bagi guru dalam melakukan langkah preventif, pendampingan, dan edukasi kepada peserta didik sesuai dengan nilai moral, agama, dan psikologis anak.

Sebagai penutup, Direktur Al-Azhar Syifa Budi Solo, Dr. H. Sya'roni Kariem, S.Ag., M.Pd., memberikan pembinaan mengenai penguatan kurikulum pendidikan yang menitikberatkan pada pengembangan program Bilingual dan Keagamaan sebagai karakter khas Al-Azhar Syifa Budi Solo.

"Kedua aspek tersebut menjadi bekal penting bagi peserta didik agar mampu bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman." Tandasnya.

Ia menegaskan bahwa pendidikan masa depan harus mampu menghasilkan generasi yang unggul secara akademik, memiliki kemampuan berbahasa asing, menguasai teknologi, serta berakhlak mulia.

Melalui kegiatan upgrading ini, Al-Azhar Syifa Budi Solo menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan pendidikan Islam yang berkualitas.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS