Pantau Pasar Ir Soekarno Sukoharjo, Mendag : “Stok dan Harga Aman”

Kamis, 20 Agustus 2026 09:29 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1002030102.jpg
Mendag Budi Santoso sidak di Pasar Ir Soekarno Sukoharjo (Soloaja)

SUKOHARJO (Soloaja.co) — Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan pentingnya menjaga keseimbangan harga bahan pokok, khususnya daging ayam, agar memberikan insentif bagi peternak untuk terus berproduksi sekaligus tetap terjangkau bagi konsumen. 

Hal tersebut disampaikan Mendag Budi Santoso usai melakukan pemantauan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok di Pasar Ir. Soekarno, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (20/8/2026).

Dalam tinjauannya, Mendag Budi Santoso mendapati harga daging ayam berada pada kisaran Rp40.000 hingga Rp42.000 per kilogram. Angka ini dinilai relatif stabil karena berada di sekitar harga acuan Rp40.000 per kilogram dengan kualitas pasokan yang baik.

Mendag menegaskan bahwa harga yang terlalu rendah dalam jangka panjang dapat memicu kerugian di tingkat peternak. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan volume produksi yang pada akhirnya akan mengganggu pasokan pasar dan menaikkan harga kembali di tingkat konsumen. 

“Oleh karena itu, penetapan harga acuan ditargetkan menjadi titik temu yang adil bagi produsen maupun konsumen agar roda perekonomian dan daya beli masyarakat tetap terjaga.” Ungkap Mendag. 

Dalam kunjungan kerja tersebut, Mendag didampingi Sekretaris Jenderal Kemendag Isy Karim, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sukoharjo Suyamto, serta Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Sukoharjo Sumarno.

Selain daging ayam, sejumlah komoditas lain di Pasar Ir. Soekarno terpantau aman dan berada di bawah atau mendekati harga acuan. Telur ayam ras dijual pada kisaran Rp23.000 hingga Rp25.000 per kilogram, berada di bawah harga acuan Rp30.000 per kilogram. Cabai rawit tercatat Rp45.000 per kilogram dari harga acuan Rp57.000 per kilogram, sementara bawang putih dijual Rp38.000 per kilogram dari harga acuan Rp40.000 per kilogram.

Untuk komoditas beras, jenis medium dijual seharga Rp13.000 per kilogram dan premium Rp15.000 per kilogram. Gula pasir dibanderol Rp17.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp18.000 per liter, minyak goreng MINYAKITA Rp15.700 per liter, minyak goreng premium Rp22.000 per liter, dan tepung terigu Rp12.000 per kilogram. 

Sementara itu, harga daging sapi tercatat stabil di angka Rp140.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp35.000 per kilogram, cabai merah besar Rp40.000 per kilogram, bawang merah Rp28.000 per kilogram, bawang putih honan Rp33.000 per kilogram, serta bawang putih kating Rp38.000 per kilogram.

Stabilitas harga dan kelancaran pasokan tersebut turut diamini oleh para pedagang di lokasi. Pedagang telur, Andi, serta pedagang daging ayam, Sri Rahayu, mengonfirmasi bahwa pasokan dari distributor berjalan lancar dan harga relatif stabil dibanding pekan sebelumnya. 

Senada, pedagang sayur Suranto mengungkapkan bahwa ketersediaan barang komoditas seperti buncis dan wortel tetap terjaga meski sempat mengalami penyesuaian harga.

Guna memastikan stabilitas harga secara nasional, Kementerian Perdagangan terus mengoptimalkan pemantauan harian melalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok yang melibatkan 514 petugas di seluruh Indonesia. 

Pemerintah berjanji akan segera melakukan intervensi dan koordinasi bersama pemerintah daerah jika ditemukan lonjakan harga di atas batas acuan atau hambatan distribusi pasokan di lapangan.

Ke depan, efektivitas pemantauan harian dan koordinasi lintas sektor ini diharapkan tidak hanya mampu menjaga kestabilan harga jangka pendek di Pasar Ir. Soekarno, tetapi juga menjadi fondasi bagi terciptanya iklim perdagangan daerah yang sehat. 

Keberhasilan menjaga keseimbangan antara tingkat keuntungan peternak dan daya beli masyarakat Sukoharjo ini pada akhirnya akan menjadi ujian nyata bagi pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di kawasan Soloraya.