hpn
Senin, 27 April 2026 09:41 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SOLO (Soloaja.co) – Suasana Teras Monumen Pers Nasional (Monpers) berubah menjadi arena nostalgia bagi para pencinta musik cadas, Sabtu (25/04/2026) malam. Grup musik The Flash Rock Band sukses memukau ratusan penonton dengan deretan lagu pop rock legendaris era 70-an hingga 90-an.
Selama tiga jam penuh, Robby dan kawan-kawan membawa audiens melintasi lorong waktu. Penampilan dibuka dengan dentuman distorsi khas Deep Purple yang langsung memanaskan suasana.
Lautan Manusia dan Aksi Headbang
Puncak kemeriahan terjadi saat lagu She’s Gone milik Steelheart, Love of a Lifetime dari Firehouse, serta Always milik Bon Jovi dikumandangkan. Ratusan penonton sontak melakukan headbang dan bernyanyi bersama (sing along) tanpa henti.
Tingginya animo masyarakat terlihat dari kepadatan lokasi sejak satu jam sebelum acara dimulai. Banyak penonton yang tidak kebagian kursi rela berdiri, bahkan ada yang menyaksikan pertunjukan dari seberang jalan demi menikmati sajian musik tersebut.
Bukan Sekadar Konser: Ada Voucher HIK hingga Virtual Tour
Tak hanya hiburan musik, panitia membagikan berbagai hadiah dan voucher wedangan (HIK) gratis bagi penonton yang aktif. Di sela acara, MC Rumania juga memandu pengunjung untuk melakukan virtual tour melalui website resmi guna mengenal lebih dalam koleksi Monumen Pers Nasional.
Humas Monumen Pers Nasional Surakarta, Lazuardi, menegaskan bahwa acara ini adalah strategi untuk mengajak warga Solo lebih mengenal museum pers pertama di Indonesia tersebut secara gratis.
Komitmen Literasi Lewat Hiburan
Kasubag Umum Monumen Pers Nasional Solo, Kuncoro Mahendro Suryo, menjelaskan bahwa pemilihan genre pop rock merupakan jawaban atas permintaan publik.
"Kami berkomitmen untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat dan meningkatkan literasi media melalui cara yang menghibur. Event Live Music Monpers ini digelar rutin setiap dua bulan sekali dengan menggandeng musisi lokal," jelas Kuncoro.
Melalui acara ini, Monumen Pers Nasional menegaskan posisinya sebagai ruang publik yang inklusif, ramah, dan dapat diakses oleh semua kalangan tanpa dipungut biaya.
Bagikan