SD Muh PK Kottabarat Solo
Kamis, 16 April 2026 17:36 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

KLATEN (Soloaja.co) – Kelestarian alam dan kemandirian ekonomi kini menjadi fokus utama warga Dukuh Karangkendal, Desa Bengking, Kecamatan Jatinom, Klaten.
Melalui sinergi antara Kelompok Tani Sarono Makmur, Yayasan Sosial Joglo Foundation, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, sebanyak 10.000 bibit pohon produktif mulai ditanam untuk memperkuat struktur tanah sekaligus kesejahteraan petani.
Aksi dengan tajuk "MENANAM POHON, MERAWAT HAYATI" Digelar di lahan desa Bengking pada Kamis, 16 April 2026.
Gerakan ini lahir dari kesadaran akan pentingnya menjaga tanah dari risiko erosi dan perubahan iklim. Pohon-pohon komoditas bernilai tinggi seperti alpukat, durian, nangka merah, dan kakao (cokelat) dipilih untuk memberikan manfaat ganda: memperkuat ekologi lokal dan menjadi sumber pendapatan baru bagi warga di masa depan.
SM Shared Service & General Support Telkom Regional 3, Amir Syafrudin, menyatakan bahwa keterlibatan pihaknya merupakan wujud dukungan terhadap visi Presiden RI dalam penghijauan berkelanjutan.
"PT Telkom hadir untuk menanam 10.000 pohon yang diharapkan bermanfaat secara berkesinambungan bagi kelompok tani di Desa Bengking. Sejalan dengan harapan Bupati Klaten, kami ingin desa ini tumbuh menjadi Desa Agrowisata yang produktif," ujar Amir saat meninjau kegiatan penanaman.
Investasi jangka panjang ini dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat. Selain sebagai benteng alami terhadap erosi, pohon-pohon ini menjadi fondasi ketahanan pangan keluarga. Program ini didukung penuh oleh skema Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom, yang menitikberatkan pada pengembangan potensi ekonomi berbasis lingkungan.
Bagi petani Karangkendal, setiap bibit yang ditanam bukan sekadar penghijauan, melainkan warisan bagi generasi mendatang agar tetap bisa menghirup udara segar sekaligus memanen kesejahteraan dari tanah sendiri.
Bagikan