NPC Indonesia
Selasa, 27 Oktober 2026 10:53 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Kusumawati

BOYOLALI (Soloaja.co) — Kontingen Indonesia yang berlaga di ajang Asian Para Games 2026 disambut hangat saat tiba di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Boyolali, Minggu (25/10/2026) pukul 18.00 WIB. Para atlet, pelatih, dan ofisial pulang ke Tanah Air membawa prestasi gemilang yang sukses melampaui target nasional.
Indonesia mengakhiri kompetisi dengan finis di peringkat kedelapan klasemen akhir setelah mengoleksi total 73 medali, terdiri dari 15 emas, 21 perak, dan 37 perunggu.
Capaian ini melonjak lebih dari dua kali lipat dibanding target awal pemerintah yang mematok 7 emas, 8 perak, dan 17 perunggu (total 32 medali).
Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Reda Manthovani, mengapresiasi soliditas dan kerja keras seluruh tim yang bertanding di lapangan. Menurutnya, prestasi luar biasa ini sejalan dengan spirit Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada misi penguatan peran pemuda, perempuan, dan penyandang disabilitas.
"Kita bersyukur atas kerja sama yang solid antara NPC, atlet, pelatih, dan pendukung. Target awal disusun di atas kertas, tetapi prestasi ditentukan di medan pertandingan melalui stamina, strategi, dan mental juara," ujar Reda saat ditemui di Bandara Adi Soemarmo.
Sebanyak sembilan cabang olahraga (cabor) sukses menyumbangkan medali bagi Merah Putih:
Meski menorehkan hasil manis, kontingen tetap melakukan evaluasi. Reda menyoroti kendala fisik pada beberapa atlet akibat durasi Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) yang tergolong singkat, yakni hanya tiga bulan.
Oleh karena itu, ia berharap Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta sektor swasta melalui program CSR dapat terus mendukung keberlanjutan Pelatnas untuk menghadapi agenda besar mendatang, yaitu ASEAN Para Games 2027 di Malaysia dan Paralimpiade Los Angeles 2028.
Sementara itu, Ketua Umum NPC Indonesia, Senny Marbun, turut memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan para atlet di tengah persaingan ketat 45 negara Asia.
Terkait posisi Indonesia di klasemen yang sedikit bergeser dibanding edisi Hangzhou, Senny menjelaskan bahwa cabor Para Catur—yang sebelumnya menyumbang 10 emas bagi Indonesia—tidak dipertandingkan pada edisi kali ini.
"Dapat 15 emas dari target 7 itu sudah luar biasa. Ke depan NPC Indonesia siap menjalankan arahan pemerintah untuk persiapan ASEAN Para Games 2027 agar Indonesia bisa kembali merebut predikat juara umum," pungkasa Senny.
Bagikan