Mahasiswa UMS Ciptakan Edu Solar & IoT Hub untuk Pendidikan Wilayah 3T

Selasa, 07 April 2026 15:05 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001543391.jpg
Ilustrasi foto Inovasi Sekolah Pintar Bertenaga Matahari. (Foto: Gemini) (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi gemilang melalui inovasi teknologi tepat guna. Kali ini, tim lintas fakultas mengembangkan Edu Solar & IoT Hub, sebuah ekosistem pembelajaran mandiri yang dirancang khusus untuk mengatasi keterbatasan akses listrik dan infrastruktur digital di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Inovasi ini mengintegrasikan pemanfaatan energi panel surya dengan teknologi Internet of Things (IoT). Melalui sistem ini, kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap dapat berlangsung secara daring maupun luring meski di daerah terpencil sekalipun.

Solusi Ketimpangan Pendidikan

Penggagas inovasi dari Prodi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) 2023, Yuanda Eka Saputra, menjelaskan bahwa ide ini lahir dari keprihatinan terhadap ketimpangan akses pendidikan di Indonesia.

“Konsepnya mengintegrasikan sumber energi terbarukan dengan sistem digital yang adaptif. Dengan dukungan IoT, proses pembelajaran dapat terhubung secara daring maupun luring, sehingga membuka akses pendidikan yang lebih merata,” ujar Yuanda saat ditemui, Selasa (7/4/2026).

Platform ini tidak hanya menyediakan pasokan energi, tetapi juga dilengkapi dengan fitur pembelajaran berbasis website yang mendukung interaksi aktif antara siswa dan pengajar secara terpadu.

Kolaborasi Lintas Disiplin dan Borong Medali

Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras tim yang berasal dari berbagai latar belakang keilmuan, yaitu:
* Yuanda Eka Saputra (Pendidikan Teknik Informatika 2023)
* Nadhifa Najwa (Pendidikan Biologi 2022)
* Taufiq Imansyah (Psikologi 2023)
* Asterika Indah Nuraini (Ilmu Gizi 2023)
* Jihan Nabila Ramadhani (Fisioterapi 2022)

Meski sempat terkendala pembagian waktu karena mengembangkan lima inovasi berbeda secara paralel, kolaborasi ini membuahkan hasil manis. Tim UMS berhasil memborong lima medali sekaligus (emas, perak, dan perunggu) dalam ajang Lomba Essay Tingkat Nasional 7 (LETIN 7) dan Forum Indonesia Muda 2 (FIM 2) di Universitas Janabadra, Yogyakarta, pertengahan Februari lalu.

Apresiasi Universitas

Ketua Program Studi Pendidikan Teknik Informatika UMS, Sukirman, S.T., M.T., Ph.D., menyatakan kebanggaannya atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa PTI UMS unggul dan kreatif dalam menjawab persoalan masyarakat melalui inovasi akademik.

Kemenangan ini mencakup berbagai kategori penting mulai dari teknologi, pangan, kesehatan, lingkungan, hingga sosial ekonomi, yang menegaskan posisi UMS sebagai kampus yang adaptif terhadap perkembangan teknologi global.