motor baru
Sabtu, 10 Oktober 2026 17:14 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

JAKARTA (Soloaja.co) — Blibli Tiket Action melalui inisiatif Langkah Membumi kembali menggelar Langkah Membumi Market (LMM) 2026 di Fountain Atrium Level 3A Grand Indonesia West Mall, Jakarta. Kegiatan yang berlangsung pada 8–11 Oktober 2026 ini hadir untuk mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar mengadopsi gaya hidup ramah lingkungan melalui cara yang sederhana dan dekat dengan keseharian.
Ajang edutainment ini menyajikan berbagai instalasi interaktif, seperti instalasi Bukan Tentang Sampah yang dilengkapi waste drop box untuk penukaran sampah kain, botol plastik, dan barang elektronik menjadi poin reward berbelanja. Selain itu, terdapat karya seni Cactazo Tree by Mortier yang memanfaatkan bahan daur ulang minim sumber daya.
COO & Co-Founder Blibli, Lisa Widodo, menegaskan pentingnya sinergi dari seluruh pemangku kepentingan dalam mengatasi tantangan lingkungan global. Menurutnya, isu keberlanjutan tidak bisa diselesaikan oleh satu entitas saja, melainkan membutuhkan aksi nyata secara kolektif dari berbagai pihak.
“Persoalan keberlanjutan memiliki cakupan yang luas dan tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, pelaku bisnis, institusi pendidikan, media, komunitas, hingga masyarakat dan generasi muda, sangat dibutuhkan untuk mendorong perubahan yang lebih luas menuju Better Living,” ujar Lisa Widodo.
Pandangan senada disampaikan oleh Changemaker Partner Langkah Membumi, Cinta Laura Kiehl. Ia menggarisbawahi bahwa penerapan konsep ramah lingkungan tidak menuntut kesempurnaan, melainkan komitmen berkelanjutan untuk terus belajar dan memulai dari langkah kecil.
“Sustainability bukan tentang menjadi sempurna. Yang penting adalah kemauan untuk mulai dan terus belajar. Langkah Membumi menunjukkan bahwa perubahan bisa terasa seru, relevan, dan do-able ketika kita tahu, kita coba, lalu kita punya ruang untuk melakukannya bersama,” ungkap Cinta Laura.
Dari sudut pandang pemulihan lingkungan, Program Director Bakti Lingkungan Djarum Foundation, Jemmy Chayadi, menilai bahwa kepedulian terhadap alam dapat ditumbuhkan lewat kegiatan-kegiatan yang menyenangkan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membangun kedekatan emosional masyarakat dengan benteng ekosistem tempat tinggalnya.
“Menjaga alam dapat dimulai dari aktivitas menyenangkan yang kita nikmati. Contohnya, ketika mendaki atau berolahraga ke hutan. Selain menikmati indahnya pemandangan, kita juga bisa belajar secara langsung habitat dari macan tutul jawa dan elang jawa. Dari langkah sederhana ini, harapannya bisa menjadi motivasi untuk bersama-sama melindungi benteng alam yang sekaligus menjadi penopang kehidupan masyarakat di Pulau Jawa,” tutur Jemmy Chayadi.
Dukungan juga datang dari sektor gaya hidup dan pusat perbelanjaan. General Manager Marketing Communication & Operations Grand Indonesia, Kanina Hanindita, menyampaikan bahwa momentum ini penting untuk membentuk tren baru yang berdampak positif bagi pola konsumsi masyarakat modern.
“Langkah Membumi Market menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengeksplorasi cara-cara baru dalam menerapkan better living. Kami percaya bahwa sebuah tren dapat berkembang menjadi kebiasaan, dan kebiasaan yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi bagian dari perubahan yang lebih bermakna,” jelas Kanina Hanindita.
Sementara itu, Head of Marketing & Demand Generation Samsung Electronics Indonesia, Andi Airin, menekankan peran penting inovasi teknologi dalam mendukung transisi menuju gaya hidup minim sampah melalui pemanfaatan material daur ulang dan program trade-in.
“Di Samsung, kami percaya inovasi bukan hanya tentang menghadirkan teknologi terbaru, tetapi juga bagaimana teknologi dapat mendukung gaya hidup yang lebih berkelanjutan. Melalui Langkah Membumi Market, kami ingin menunjukkan bahwa better living bisa dimulai dari pilihan sederhana, termasuk bagaimana kita menggunakan dan mengelola teknologi secara lebih bijak,” kata Andi Airin.
Selain menyajikan diskursus dari para narasumber, Langkah Membumi Market 2026 juga menghadirkan 15 Eco-Workshops serta diramaikan lebih dari 70 merek terkurasi dari sektor kuliner, busana, produk perawatan diri, hingga solusi ekologis ramah lingkungan.
Bagikan