UMS
Sabtu, 28 Februari 2026 09:44 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

WONOGIRI (Soloaja.co) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN DIK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKIP UMS) terus berinovasi dalam memajukan kualitas pendidikan di sekolah mitra. Kali ini, Kelompok 15 KKN DIK menghadirkan program English Literature Club di SMA Muhammadiyah 1 Wonogiri, Ngadirojo.
Program ini diinisiasi oleh dua mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UMS, Nasywa Yumna dan Ine Simahara, sebagai solusi atas kendala siswa dalam aspek membaca (reading), pelafalan (pronunciation), dan kepercayaan diri berbicara (speaking).
“Berdasarkan hasil pengamatan di kelas, masih banyak siswa yang kesulitan memahami teks dan kurang percaya diri saat diminta berbicara di depan umum. Maka, kami hadirkan klub ini sebagai ruang belajar yang lebih santai dan interaktif,” ungkap Nasywa Yumna, Sabtu (28/2/2026).
Metode Belajar Interaktif dan Menyenangkan
Kegiatan yang telah dimulai sejak awal Februari ini dirancang secara sistematis namun fleksibel. Pembelajaran tidak hanya terpaku pada buku teks, melainkan menggunakan infografis menarik dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang disusun sesuai tingkat kemampuan siswa SMA.
Rangkaian sesi diawali dengan reading aloud, di mana siswa diajak membaca nyaring secara bergantian. Pada tahap ini, pendamping memberikan koreksi langsung terhadap intonasi dan tekanan suku kata (word stress).
“Kami memberikan contoh pelafalan yang benar, lalu siswa menirukan bersama-sama. Latihan ini krusial untuk mengikis rasa takut salah yang sering menghambat mereka saat berbicara,” tambah Nasywa.
Dukung Program Bahasa Mingguan Sekolah
Langkah mahasiswa KKN ini mendapat respons positif karena sejalan dengan kebijakan sekolah. Di SMA Muhammadiyah 1 Wonogiri, para siswa telah terbiasa dengan sistem rolling bahasa setiap minggunya, yakni penggunaan bahasa Inggris dan bahasa Arab dalam aktivitas tertentu.
Melalui English Literature Club, mahasiswa berharap para siswa tidak hanya jago memahami teks tertulis, tetapi juga berani mengaplikasikannya dalam percakapan sehari-hari. Program ini menjadi wujud nyata kontribusi FKIP UMS dalam menciptakan generasi muda yang cakap berkomunikasi secara global dan memiliki daya saing tinggi dari bangku sekolah.
Bagikan