KAI Daop 6 Salurkan Bantuan TJSL Rp400 Juta

Kamis, 18 Juni 2026 10:03 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001790443.jpg
KAI Daop 6 Salurkan Bantuan TJSL Rp400 Juta (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) — KAI Daop 6 Yogyakarta menyalurkan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bina Lingkungan dengan total nilai Rp400.000.000. Bantuan ini dialokasikan kepada enam penerima di wilayah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh Manager of Partnership and Participations KAI, Ichawan, bersama Tim TJSL Daop 6 Yogyakarta kepada para penerima bantuan pada Senin (15/6). 

Bantuan yang diberikan meliputi sarana penunjang kegiatan masyarakat seperti tenda, kursi, dan sound system, serta peningkatan infrastruktur berupa pengaspalan jalan.

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan bahwa program TJSL merupakan wujud nyata kepedulian KAI terhadap masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan.

"Melalui program TJSL ini, KAI Daop 6 Yogyakarta berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik untuk mendukung aktivitas sosial kemasyarakatan maupun peningkatan kualitas infrastruktur lingkungan," ujar Feni.

Rincian Penerima Bantuan TJSL Daop 6:
* Padukuhan Sungapan (Sedayu, Bantul): Tenda, kursi, dan sound system senilai Rp50 juta.
* Padukuhan Karanglo (Sedayu, Bantul): Tenda dan kursi senilai Rp50 juta.
* Padukuhan Selogedong (Sedayu, Bantul): Tenda, kursi, dan sound system senilai Rp50 juta.

* Padukuhan Sumberan (Sedayu, Bantul): Tenda, kursi, dan sound system senilai Rp50 juta.
* Padukuhan Dumpuh (Sedayu, Bantul): Tenda, kursi, dan sound system senilai Rp50 juta.
* Padukuhan Sanan (Pleret, Bantul): Pengaspalan jalan dan perbaikan struktur tanah senilai Rp150 juta.

Feni menambahkan, KAI akan terus berkomitmen menjalankan program TJSL yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan agar kehadiran perusahaan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi warga.