ISI Surakarta
Sabtu, 17 Januari 2026 21:36 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

MALAYSIA (Soloaja.co) – Tiga mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta sukses menuntaskan studi satu semester di Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia. Pencapaian ini diraih melalui program pertukaran mahasiswa internasional bergengsi, Asian International Mobility for Students (AIMS), yang berlangsung sejak Oktober 2025.
Ketiga mahasiswa berprestasi tersebut adalah Resha Ron Sae (Prodi Film dan Televisi), serta Gilbert Gohnarso dan Firah Aniq Imtinansyah (keduanya dari Prodi Desain Komunikasi Visual). Keberhasilan mereka menyelesaikan program ini menjadi bukti nyata komitmen mahasiswa dalam mewujudkan semangat "ISI Surakarta Mendunia" di kancah global.
Adaptasi di Dua Kampus Berbeda
Selama di Malaysia, para mahasiswa ditempatkan di fakultas yang sesuai dengan bidang keahlian mereka di UiTM Cawangan Selangor.
* Resha Ron Sae menempuh studi di Faculty of Film, Theatre and Animation (FiTA) di Kampus Puncak Perdana.
* Gilbert Gohnarso dan Firah Aniq Imtinansyah memperdalam ilmu di Faculty of Art & Design di Kampus Puncak Alam.
Meski terpisah di lokasi berbeda, ketiganya mampu beradaptasi dengan sistem pendidikan internasional dan menjalin diplomasi budaya dengan mahasiswa dari berbagai negara.
Seremoni Kelulusan Internasional
Puncak prestasi ini ditandai dengan penyerahan Certificate of Completion dalam upacara resmi di Seminar Hall, UiTM Global, Shah Alam, Jumat (16/1/2026). Sertifikat tersebut ditandatangani langsung oleh Assistant Vice Chancellor (International) UiTM, Assoc. Prof. Datin Dr. Norazida Mohamed.
"Pengalaman belajar di UiTM memberikan perspektif baru bagi kami dalam berkarya. Ini adalah langkah kami membuktikan bahwa mahasiswa ISI Surakarta siap bersaing secara global," ujar Resha Ron Sae usai menerima penghargaan.
Langkah Strategis Go Global
Program AIMS sendiri merupakan inisiatif mobilitas mahasiswa antarnegara di Asia Tenggara, Jepang, dan Korea Selatan. Keberhasilan delegasi ISI Solo kali ini diharapkan tidak hanya memperkuat kerja sama antara ISI Surakarta dan UiTM Malaysia, tetapi juga memicu motivasi mahasiswa lain untuk mengambil peluang internasional di masa depan.
Ketiga mahasiswa tersebut dijadwalkan kembali ke tanah air pada akhir Februari atau awal Maret 2026 setelah menyelesaikan agenda pasca-program dan administrasi akhir di Malaysia.
Bagikan