FK UMS Lantik 30 "Dokter Paket Lengkap"

Kamis, 05 Maret 2026 09:36 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001424067.jpg
Pelantikan Dokter FK UMS (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Program Profesi Dokter (PPD) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) sukses menggelar upacara pelantikan dan pengambilan sumpah profesi dokter ke-57 pada Rabu (4/3/2026). 

Bertempat di Hotel Mercure Solo Baru, sebanyak 30 dokter baru resmi dilantik, menambah daftar panjang alumni FK UMS menjadi total 1.664 orang.

Dalam prosesi tersebut, dr. Widji Astuti Damayanti dinobatkan sebagai lulusan terbaik dengan IPK 3.83. Sementara itu, gelar lulusan termuda diraih oleh dr. Putri Wahyu Wijayanti yang berhasil lulus di usia 24 tahun 11 bulan dengan IPK 3.78.

Integrasi IQ, EQ, dan SQ dalam Pengabdian

Dekan FK UMS, Dr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa, menekankan bahwa lulusan UMS harus menjadi "dokter paket lengkap". Menurutnya, kecerdasan akademik (IQ) harus dibarengi dengan kematangan emosi (EQ) dan landasan spiritual (SQ).

"IQ membentuk kompetensi, tetapi EQ membentuk kematangan emosi. Sedangkan SQ adalah landasan bahwa apa pun yang dilakukan adalah pengabdian kepada Allah. Seorang dokter adalah never-ending learner, pembelajar sepanjang hayat," tegas Dr. Flora.

Ia juga mengingatkan para dokter baru untuk konsisten dan persisten dalam mengeksekusi strategi karier mereka ke depan, baik di jalur pelayanan maupun pendidikan.

Pesan Karakter: Unggul, Ramah, dan Beretika

Wakil Rektor IV UMS, Prof. Dr. dr. EM Sutrisna, M.Kes., mendorong para lulusan untuk berani bersaing di tingkat yang lebih tinggi, termasuk melanjutkan studi spesialis. Senada dengan hal tersebut, Ketua BPH UMS, Drs. Marpuji Ali, M.Si., berpesan agar para dokter menjaga etika dan keramahan.

"Layani pasien dengan baik, ramah, dan senyum. Jika ada pasien yang bersikap kurang menyenangkan, kalian harus mampu menahan diri. Insya Allah, Anda akan menjadi dokter-dokter yang terhormat," ujar Marpuji.

Harapan Orang Tua: Awal Perjalanan Sesungguhnya

Mewakili wali wisudawan, Iptu (Purn.) Darmono, ayah dari dr. Distya Ayu Renatasari, menyampaikan rasa bangga sekaligus pengingat bagi para lulusan. Ia menegaskan bahwa gelar dokter membawa tanggung jawab besar terhadap moral dan kaidah kedokteran.

"Ini bukan akhir, melainkan awal. Kami berharap anak-anak kami menjadi pribadi yang cerdas sekaligus menjaga sikap dan etika di masyarakat," tuturnya haru.