Wabup Sukoharjo Warning Pengelola SPPG, Jangan Main-main Upayakan Nol Resiko!

Kusumawati - Jumat, 05 Juni 2026 14:42 WIB
Wabup Sukoharjo Eko Sapto Purnomo saat peresmian SPPG Pabelan II (Soloaja)

SUKOHARJO (Soloaja.co) — Wakil Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, memberikan peringatan keras kepada seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya. Ia menegaskan agar tidak ada pihak yang bermain-main dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) demi menjaga kualitas dan keamanan pangan bagi para penerima manfaat.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan saat meluncurkan SPPG Pabelan II di Kecamatan Kartasura, Jumat (5/6). Unit ini menjadi SPPG ke-90 dari total target 120 unit yang direncanakan beroperasi di Kabupaten Sukoharjo.

"Target kita jelas, pelayanan harus semakin baik dan mendekati sempurna. Yang paling penting adalah mencapai nol risiko keracunan di seluruh SPPG. Karena itu, kepatuhan terhadap SOP tidak boleh ditawar. Jangan main-main dan tidak boleh salah detail," tegas Sapto di hadapan para pengelola.

Dorong Dampak Ekonomi bagi UMKM Lokal

Selain menekankan aspek keamanan pangan yang ketat sesuai regulasi Badan Gizi Nasional (BGN), Pemkab Sukoharjo juga memproyeksikan program MBG sebagai stimulus ekonomi daerah. Setiap SPPG diwajibkan melibatkan relawan serta tenaga kerja lokal guna membuka lapangan pekerjaan baru.

Tak hanya itu, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga ikut dilibatkan. Sesuai arahan pusat, masing-masing SPPG didorong untuk menggandeng minimal 15 UMKM lokal sebagai mitra pemasok kebutuhan bahan baku program. Sapto berharap efek berganda (multiplier effect) dari perputaran anggaran ini dapat langsung dirasakan oleh masyarakat arus bawah.

Sasar 1.600 Penerima Manfaat Mulai Senin

Untuk memastikan seluruh operasional berjalan tanpa penyimpangan, Pemkab Sukoharjo telah menerjunkan jajaran satgas guna melakukan pendampingan dan pengawasan intensif di lapangan. Evaluasi berkala terhadap SOP akan terus dilakukan seiring bertambahnya jumlah unit pelayanan.

Sementara itu, Sekretaris Yayasan Sarana Berkah Abadi, Candra Manggih Rahayu, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mengelola SPPG Pabelan II. Sebanyak 1.600 penerima manfaat yang terdiri dari siswa sekolah, ibu hamil, hingga lanjut usia dijadwalkan akan mulai menerima distribusi makanan pada Senin (8/6) mendatang.

Candra memastikan seluruh ekosistem di bawah yayasannya akan menerapkan disiplin kerja yang ketat untuk mengantisipasi segala bentuk kelalaian teknis di dapur produksi.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS