Bank Indonesia
Kamis, 06 Agustus 2026 16:12 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

JAKARTA (Soloaja.co) — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, optimisme terhadap kondisi perekonomian nasional terus menguat di tengah ketidakpastian global yang masih membayangi.
Indonesia dinilai tetap mampu menjaga stabilitas ekonomi melalui fundamental yang kuat, koordinasi kebijakan yang solid, serta berbagai langkah strategis pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa perekonomian Indonesia memiliki daya tahan yang kuat dalam menghadapi berbagai tekanan eksternal. Menurutnya, pemerintah akan terus mengoptimalkan peran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai instrumen untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus melindungi masyarakat dari dampak gejolak global.
"Ekonomi Indonesia tahan banting di tengah gejolak global. Fundamental ekonomi kita tetap kuat sehingga mampu menghadapi berbagai tekanan yang datang dari luar," ujar Purbaya. Ia menambahkan bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia masih tinggi, tercermin dari stabilitas sistem keuangan serta terjaganya prospek pertumbuhan nasional.
Sementara itu, Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian menilai inflasi yang terkendali pada semester II menjadi momentum penting untuk menjaga keseimbangan ekonomi nasional. Inflasi yang mereda dinilai memberikan ruang bagi kebijakan yang terukur sehingga aktivitas ekonomi terus tumbuh sehat, meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk berbelanja, serta memberi kepastian dunia usaha dalam berekspansi.
Dukungan senada disampaikan pakar ekonomi Surya Vandiantara. Ia menyebut konsumsi domestik yang tetap kuat, aktivitas industri yang membaik, serta tren investasi yang terus tumbuh menjadi bukti nyata bahwa fondasi ekonomi nasional masih sangat kokoh di tengah tantangan global.
Bagikan