SD Muhammadiyah PK Kottabarat
Senin, 02 Februari 2026 21:30 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SOLO (Soloaja.co) – Hall utama gedung SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mendadak harum aroma kue, Sabtu (31/1/2026). Sebanyak 84 murid kelas III nampak antusias mengikuti kegiatan Parent Day dengan praktik langsung membuat donat.
Mengusung tema unik "Sprinkles of Love: Membuat DONAT (Dzikir, Obrolan, dan Nasehat Anak Taqwa)", sekolah menghadirkan narasumber wali murid, Melati Hapsari, yang merupakan ibunda dari Naifa Sekar Fadheela.
Hubungkan Materi Pelajaran dengan Dunia Nyata
Koordinator tim guru kelas III, Yuli Ekowati, menjelaskan bahwa Parent Day adalah program unggulan yang bertujuan memberikan makna lebih pada setiap materi pelajaran. Kali ini, membuat donat dipilih sebagai implementasi nyata mata pelajaran Bahasa Indonesia, khususnya materi teks prosedur.
"Kami ingin menghubungkan materi pelajaran dengan dunia nyata agar pembelajaran semakin bermakna. Selain itu, penanaman karakter juga diterapkan melalui pendekatan berbasis aktivitas seperti keterampilan membuat kue ini," terang Yuli.
Rahasia Donat "Anti-Gagal"
Dalam sesi praktik, Melati Hapsari membagikan rahasia membuat donat dasar yang empuk dan lezat. Tahapannya dimulai dari pemisahan bahan basah dan kering, proses pengulenan hingga kalis, hingga teknik fermentasi dua tahap agar adonan mengembang sempurna.
Salah satu tips yang mencuri perhatian siswa adalah penggunaan api kecil saat menggoreng dan teknik sekali balik agar donat tidak berminyak.
Antusiasme terlihat jelas pada raut wajah para siswa, salah satunya Hanif Arkan Bramantyo. Ia mengaku mendapatkan ilmu baru tentang peran suhu air dalam pembuatan roti.
"Aku baru tahu, ternyata lebih baik menggunakan air es supaya ragi tidak berkembang terlalu cepat saat diuleni. Kunci empuknya juga ada pada tepung protein tinggi," ujar Hanif sambil asyik menaburkan topping.
Asah Kesabaran dan Karakter Religius
Kegiatan ini tidak hanya sekadar memasak. Di sela-sela mengolah adonan, para orang tua murid yang mendampingi tiap kelompok secara aktif menyelipkan nasihat religi dan pesan-pesan positif. Hal ini sejalan dengan akronim "DONAT" dalam tema mereka, yakni Dzikir, Obrolan, dan Nasehat Anak Taqwa.
Melalui Parent Day ini, para murid belajar bahwa memasak bukan hanya soal rasa, tetapi juga melatih kemampuan kognitif, mengasah kreativitas, dan yang paling utama adalah melatih kesabaran dalam mengikuti proses.
Sinergi antara sekolah dan orang tua ini diharapkan dapat terus memotivasi murid untuk semangat belajar melalui metode yang menyenangkan dan aplikatif.
Bagikan