Dirut BPJS Kesehatan Sambangi RS UNS, Pastikan Layanan Optimal

Kamis, 26 Maret 2026 14:17 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001501623.jpg
Dirut BPJS kesehatan mengunjungi RS UNS pastikan layanan prima (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Purn.) Dr. dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP(K), FIHA, MARS, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada Kamis (26/3/2026). 

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kualitas pelayanan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di lapangan.
Kedatangan Dirut BPJS Kesehatan disambut langsung oleh Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si., bersama Direktur RS UNS, Prof. Dr. dr. Pamudji Utomo, Sp.OT (K) FICS., beserta jajaran pimpinan universitas dan rumah sakit. Juga hadir Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surakarta Debbie Nianta Musigasari. 

Dalam keterangannya, Dr. Pujo menjelaskan bahwa kegiatan turun ke daerah ini rutin dilakukan untuk menyerap aspirasi dari fasilitas kesehatan dan pemangku kepentingan. Hal ini guna memastikan kebijakan pusat selaras dengan implementasi di tingkat daerah.

"Kondisi keuangan BPJS Kesehatan saat ini relatif stabil. Pembayaran klaim ke fasilitas kesehatan berjalan baik dan diproyeksikan mencukupi hingga akhir tahun. Oleh karena itu, belum ada rencana penyesuaian iuran dalam waktu dekat," tegas Dr. Pujo.

Penguatan Kendali Mutu dan Biaya

BPJS Kesehatan kini tengah fokus memperkuat kendali mutu dan biaya melalui Pedoman Nasional Pelayanan Klinis (PNPK). Dr. Pujo menekankan bahwa langkah ini bukan untuk membatasi layanan, melainkan memastikan tindakan medis dilakukan berdasarkan indikasi yang tepat.

"Misalnya pada kasus penyakit jantung, tindakan medis dilakukan selektif sesuai klinis. Namun, untuk kegawatdaruratan, pelayanan harus diberikan cepat tanpa penundaan," tambahnya. Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi antarlembaga penjamin agar tidak terjadi duplikasi pembiayaan, seperti pada kasus kecelakaan kerja atau lalu lintas.

Sinergi Pendidikan dan Pelayanan di RS UNS

Rektor UNS, Prof. Hartono, mengapresiasi dukungan BPJS Kesehatan yang selama ini sangat membantu pengembangan RS UNS sejak mulai beroperasi penuh pada 2017. Selain di sisi pelayanan, kerja sama juga mencakup aspek akademik.

"Kami secara rutin melibatkan rekan-rekan BPJS untuk memberi pembekalan kepada mahasiswa. Pemahaman sistem JKN adalah kompetensi wajib bagi lulusan kami agar siap terjun ke dunia pelayanan kesehatan," ujar Prof. Hartono.

RS UNS yang telah meraih akreditasi paripurna kini memiliki 20 layanan unggulan, termasuk spesialisasi yang masih terbatas di wilayah Solo Raya. Kehadiran RS UNS diharapkan menjadi alternatif utama layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat.

Usai sesi ramah tamah, Dirut BPJS Kesehatan didampingi jajaran direksi RS UNS meninjau langsung sejumlah unit layanan. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan operasional rumah sakit berjalan lancar, optimal, dan memenuhi standar pelayanan yang telah ditetapkan bagi seluruh peserta JKN.