KAI Daop 6 dan BPN Jateng Sinergi Amankan Aset Negara

Kusumawati - Selasa, 12 Mei 2026 21:45 WIB
PT KAI Daop 6 Yogyakarta kerjasama dengan BPN untuk menyelamatkan aset (Soloaja)

SEMARANG (Soloaja.co) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta memperkuat langkah pengamanan aset negara melalui sinergi dengan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Tengah.

Kerja sama ini dikukuhkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Semarang, Senin (11/5).

Penandatanganan dilakukan oleh Executive Vice President (EVP) KAI Daop 6 Yogyakarta, Bambang Respationo, bersama Kepala Kanwil BPN Jawa Tengah, Kartono Agustiyanto.

Kolaborasi ini bertujuan untuk mempercepat proses sertifikasi lahan serta memperkuat kepastian hukum atas aset yang dikelola perusahaan.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyatakan bahwa legalitas aset merupakan aspek krusial dalam mendukung kelancaran operasional dan pengembangan layanan transportasi kereta api bagi masyarakat. Menurutnya, dukungan BPN sangat penting untuk memastikan penyelesaian persoalan lahan berjalan efektif.

"Kerja sama ini menjadi wujud komitmen KAI bersama BPN dalam memperkuat kepastian hukum aset perusahaan. Dengan dukungan yang baik, proses sertifikasi di wilayah Daop 6 diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan," ungkap Feni.

Hingga saat ini, progres sertifikasi aset di wilayah kerja Daop 6 Yogyakarta telah mencapai 7.860.784 meter persegi. Angka tersebut setara dengan 49 persen dari total keseluruhan aset perusahaan yang mencapai 16.040.407 meter persegi.

Melalui perpanjangan kerja sama ini, KAI Daop 6 optimistis proses legalitas tanah negara akan semakin lancar. Perlindungan hukum yang kuat diharapkan mampu menjadi fondasi bagi pengembangan transportasi publik yang berkelanjutan di masa depan.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS