Dies Natalis Emas, UNS dan Kemendag Luncurkan Campuspreneur

Kamis, 02 April 2026 06:11 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001523447.jpg
Pameran wirausahawan muda UNS dan Kemendag RI (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Bertepatan dengan momentum Dies Natalis ke-50 atau Tahun Emas, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bersinergi dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) menggelar program Campuspreneur. Acara ini berlangsung selama dua hari, Rabu (1/4/2026) hingga Kamis (2/4/2026), bertempat di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS.

Hadir dalam pembukaan acara, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS, Prof. Irwan Trinugroho, serta Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional Kemendag, Ir. Johni Martha. Puncak acara pada hari kedua dijadwalkan akan dihadiri langsung oleh Menteri Perdagangan RI, Dr. Budi Santoso.

Komitmen UNS di Usia Emas

Dalam sambutannya, Prof. Irwan Trinugroho menegaskan bahwa sebagai perguruan tinggi komprehensif dengan 14 fakultas, UNS berkomitmen penuh mendukung penguatan ekosistem kewirausahaan nasional.

"Kami menyambut baik kerja sama ini. UNS menyatakan kesiapan penuh, baik dari sisi fasilitas maupun sumber daya, untuk mendukung program pemerintah di bidang perdagangan dan kewirausahaan," terang Prof. Irwan.

Saat ini, rasio wirausaha di Indonesia masih berada di angka 3 persen, tertinggal jauh dari negara maju yang mencapai lebih dari 10 persen. Melalui pendekatan kegiatan kemahasiswaan dan hilirisasi produk inovasi dosen (LPPM), UNS berupaya mencetak wirausaha muda yang tangguh dan mampu bersaing di pasar global.

Strategi Melahirkan Eksportir Muda

Ir. Johni Martha dari Kemendag menjelaskan bahwa Campuspreneur dirancang untuk memberikan pembekalan komprehensif, mulai dari ide bisnis hingga strategi pemasaran digital. Tujuannya jelas: agar mahasiswa tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja.

Rangkaian Kegiatan Hari Pertama (Rabu, 1/4):
* Entrepreneur Expo: Pameran produk mahasiswa, alumni, dan UMKM binaan se-Jawa Tengah dan DIY.
* Kurasi Produk: Penilaian kelayakan oleh ritel modern.
* Coaching Clinic: Pendampingan branding, perizinan, hingga kesiapan ekspor.
* Diskusi Panel: Menghadirkan pakar dari Kemendag, asosiasi ritel (APRINDO & HIPPINDO), dan akademisi.

Puncak Acara dan Peluncuran Resmi

Pada hari kedua, Kamis (2/4), agenda akan berlanjut dengan penandatanganan kerja sama strategis antara Kemendag dan berbagai perguruan tinggi terkait implementasi Tridharma di bidang perdagangan.

Puncak kegiatan ditandai dengan Peluncuran Resmi Program Pengembangan Wirausaha Muda Berorientasi Ekspor oleh Menteri Perdagangan RI. Sebagai langkah nyata menuju pasar internasional, acara akan ditutup dengan sesi business matching dan pitching bersama perwakilan perdagangan luar negeri.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi katalisator bagi generasi muda untuk berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor ekspor.