BEI
Sabtu, 01 Maret 2025 10:57 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi
JAKARTA (Soloaja.co) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menggelar Penghargaan Galeri Investasi (GI) BEI 2025 pada Kamis (27/2) di Main Hall BEI.
Acara ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada GI BEI yang berkontribusi dalam meningkatkan literasi keuangan, memperluas akses informasi pasar modal, serta mendorong pertumbuhan jumlah investor di Indonesia sepanjang tahun 2024.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Inarno Djajadi, menekankan pentingnya peran GI BEI dalam membangun ekosistem pasar modal yang inklusif.
"Kolaborasi erat antara regulator, pelaku pasar, dan institusi pendidikan menjadi kunci dalam menciptakan pasar modal yang sehat dan berkelanjutan," ujar Inarno.
Direktur Utama BEI, Iman Rachman, juga menegaskan bahwa GI BEI telah berperan besar dalam meningkatkan jumlah investor dan pemerataan informasi pasar modal di seluruh Indonesia. "Edukasi dan sosialisasi yang dilakukan GI BEI berkontribusi signifikan terhadap percepatan inklusi pasar modal di Indonesia," kata Iman.
Pada tahun 2024, GI BEI berhasil menjangkau ratusan ribu masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi, menciptakan investor-investor baru, serta memperkuat partisipasi investor pasar modal. Hingga 24 Februari 2025, jumlah investor pasar modal di Indonesia telah mencapai 15.464.011 single investor identification (SID).
BEI memberikan apresiasi kepada berbagai mitra, termasuk perguruan tinggi, sekolah menengah, pemerintah daerah, serta anggota bursa (AB) yang aktif mendukung program edukasi pasar modal.
Penghargaan GI BEI 2025 terbagi dalam delapan kategori utama:
GI BEI Teraktif Berdasarkan Nilai Transaksi
GI BEI Teraktif Berdasarkan Penambahan Rekening Efek
GI BEI Teraktif Berdasarkan Aktivitas Edukasi dan Pemerataan Informasi
GI Edukasi BEI Teraktif (Sekolah Menengah)
GI BEI Syariah Teraktif
Anggota Bursa Mitra GI BEI Teraktif
GI BEI Teraktif di 30 Kantor Perwakilan BEI
GI BEI Teraktif Kategori Pemerintah Daerah
Dalam upaya mempercepat peningkatan literasi keuangan di daerah, BEI menjalin kerja sama erat dengan pemerintah daerah melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Langkah ini bertujuan untuk mempermudah akses informasi pasar modal serta mengedukasi masyarakat mengenai investasi yang aman.
Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, menegaskan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah. "Kami percaya bahwa kerja sama dengan TPAKD dapat mempercepat inklusi keuangan dan meningkatkan jumlah investor di daerah," ujarnya.
Saat ini, BEI telah bekerja sama dengan 35 GI BEI yang tersebar di 11 provinsi, mencakup pemerintah provinsi, kota/ kabupaten, kecamatan, dan kelurahan.
Kepala BEI Solo, Wira Adibrata menambahkan sejumlah kampus juga berperan aktif, UIN Raden Mas Said dengan ratusan kegiatan sepanjang 2024 telah menyebarkan informasi tentang investasi pasar modal. Bahkan, melalui program Sekolah Pasar Modal Syariah telah menghasilkan 900 lebih investor baru.
"Galeri investasi UNIBA tercatat sebagai galeri paling rajin dengan melakukan konfersi ke mata kuliah, KKN dan juga pengabdian masyarakat berhasil mewakili GI GI di wilayah Jateng 2 ke Jakarta," ungkap Kepala BEI Solo, Wira Adibrata.
Bagikan