Erick Thohir
Kamis, 15 Januari 2026 22:12 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SOLO (Soloaja.co) – Ajang ASEAN Para Games (APG) 2025 di Nakhon Ratchasima, Thailand, menjadi panggung pembuktian bagi regenerasi atlet disabilitas Indonesia. Kontingen Merah Putih resmi memberangkatkan para talenta muda potensial guna mematangkan persiapan menuju Paralimpiade Los Angeles 2028.
Salah satu sorotan jatuh pada Delima Yunia Susanti (15), atlet para angkat berat yang baru saja memecahkan rekor Asia di Dubai. Meski berstatus debutan di APG, atlet kelahiran Bandung ini membidik medali emas di kelas -79 kg putri.
"ASEAN Para Games 2025 ini lebih menegangkan, tapi saya siap menguji mental melawan atlet senior dari negara lain," ujar Adel, sapaan akrabnya.
Di cabang para renang, Siti Aisyah (15) juga menjadi andalan baru. Setelah memborong empat emas di Asian Youth Para Games 2025, atlet asal Sumatera Barat ini akan turun di lima nomor perlombaan.
Walau merasa gugup harus bersaing dengan seniornya sendiri, Aisyah optimistis bisa mengatasi tekanan. "Pesaing terberat adalah tuan rumah, tapi bismillah, saya ingin kembali menyumbang emas," katanya.
Ketua Umum NPC Indonesia, Senny Marbun, menegaskan bahwa pelibatan atlet muda di APG 2025 adalah komitmen jangka panjang organisasi. "Kami harus berani menampilkan mereka demi pengalaman. Ini adalah cara kita melahirkan atlet hebat untuk masa depan," tegas Senny.
Kontingen Indonesia memberangkatkan total 290 atlet untuk bertanding di 18 cabang olahraga. Rombongan bertolak dari Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, pada Kamis (15/1/2026). Dalam ajang ini, Indonesia memasang target ambisius dengan membidik total 82 medali emas, 77 perak, dan 77 perunggu.
Bagikan