Korem 074/Warastratama
Minggu, 20 September 2026 08:22 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SOLO (Soloaja.co) – Sebanyak 2.000 pelari dari unsur TNI, Polri, komunitas lari, hingga warga masyarakat memadati Markas Korem 074/Warastratama pada Minggu (20/9/2026) pagi.
Ajang Fun Run dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 TNI tersebut tidak hanya menyatukan berbagai elemen masyarakat Solo Raya, tetapi juga menjadi bagian dari rekor nasional pendaftaran peserta terbanyak.
Kemeriahan di Solo Raya ini merupakan bagian dari perhelatan akbar nasional yang digelar serentak di 27 kota di seluruh Indonesia. Mengumpulkan total 75.000 pelari, ajang kolosal tersebut berhasil mencatatkan sejarah dengan memecahkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) kategori Fun Run serentak dengan peserta terbanyak.
Para peserta di Surakarta melintasi jalur-jalur strategis kota dengan pilihan kategori 5 Kilometer (5K) dan 10 Kilometer (10K). Seluruh rute dikawal ketat oleh Tim Jasmani Korem beserta marshal guna memastikan keamanan serta kenyamanan lalu lintas.
Suasana pelepasan (flag-off) berlangsung sangat spektakuler dengan diiringi dentuman atraktif musik drumband prajurit. Pengibaran bendera start dilakukan bersama oleh Danlanud Adi Soemarmo Marsma TNI Henri Ahmad Badawi, S.M., M.M., M.Han., Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf M. Arry Yudistira, S.I.P., M.I.Pol., M.Han., serta Wali Kota Surakarta Respati Ardi.
Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf M. Arry Yudistira menjelaskan bahwa agenda ini merupakan instruksi langsung pimpinan TNI untuk menggaungkan gaya hidup sehat sekaligus mempererat sinergi lintas instansi dan masyarakat.
"Tujuan dari Bapak Panglima TNI adalah mengimbau masyarakat Indonesia untuk terus hidup sehat. Di Solo Raya sendiri ada 2.000 peserta, Salatiga 4.000 orang, dan Jogja juga menggelar hal serupa. Kami berkolaborasi penuh dengan Lanud Adi Soemarmo serta komunitas lari di wilayah ini," ujar Kolonel Inf M. Arry Yudistira usai kegiatan.
Ia menambahkan, rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI tahun ini dikemas padat melalui beragam kompetisi olahraga dan kejuaraan kemasyarakatan, seperti Kejurnas Pencak Silat Piala Panglima TNI, bola voli, hingga panjat tebing. Rangkaian perayaan masih akan berlanjut pekan depan dengan lomba PBB, domino, hingga olahraga dirgantara.
Menutup keterangannya, Danrem kembali menegaskan komitmen manunggal TNI bersama rakyat dalam membangun ketahanan mental bangsa.
"Semboyan kami jelas: TNI kuat bersama rakyat. Tanpa dukungan rakyat, kami tidak bisa melakukan apa-apa. Selain menjaga kedaulatan, tugas utama kami adalah membantu mengatasi kesulitan warga serta membangun mental juang masyarakat Indonesia," tegasnya.
Bagikan