Bisnis Alumni SMPN 8 Solo Makin Eksis, Es Teler ITA ITU 84 Buka Cabang di Jebres
SOLO (Soloaja.co) — Tidak sekedar bernostalgia dan reuni menyambung silaturahmi, alumni tahun 1984 SMPN 8 Surakarta mampu bergerak dan berdampak ekonomi. Sukses dengan gerai pertama warung es teler ITA ITU 84 di Semanggi Solo, kini melebarkan sayap membuka gerai kedua di Ngoresan RT 01/19 Jebres Solo.
Cabang kedua yang diresmikan pada Minggu (20/9/2026) tersebut menjadi langkah Es Teler ITA ITU 84 dalam memperluas jangkauan pasar ke kawasan permukiman dan hunian kos mahasiswa di sisi timur kampus Universitas Sebelas Maret (UNS).
Inisiator Es Teler ITA ITU 84, Sriyono Jambul menyampaikan bahwa pemilihan lokasi didasarkan pada karakter konsumen mahasiswa yang membutuhkan suasana tenang untuk bersantai sekaligus mengerjakan tugas perkuliahan.
- GSI Gelar Hero Summit 2026 di Solo, Ajak Pemuda Beraksi Berdampak
- Peringati Maulid Nabi 1448 H, BMM-PNM Wonogiri Gandeng SOLOPEDULI
"Pertimbangannya, kami ingin memenuhi kebutuhan mahasiswa di kawasan timur kampus UNS. Kebanyakan anak kos justru lebih senang mencari tempat nongkrong yang agak minggir dan sepi, karena suasana seperti itu jauh lebih nyaman bagi mereka untuk belajar dan mengerjakan tugas," kata Sriyono saat acara peresmian cabang.
Strategi penentuan lokasi ini menjadi upaya untuk membangun basis pelanggan loyal tanpa sekadar mengandalkan keramaian jalan utama. Kedekatan lokasi dengan pemukiman kos diharapkan dapat menciptakan transaksi berulang, baik secara makan di tempat maupun pesan antar.
Di balik pembukaan gerai baru ini, terdapat pola pengelolaan keuangan yang ketat. Sriyono mengungkapkan bahwa seluruh modal ekspansi murni berasal dari keutungan operasional cabang pertama yang disisihkan secara konsisten selama enam bulan, tanpa bergantung pada investor atau pinjaman.
- BPBD Kota Surakarta Salurkan 200 Paket Sembako di TPA Putri Cempo
- Bank Jateng Wonogiri Edukasi dan Literasi Cegah Gen Z Terjerat Judol dan Pinjol
"Manajemen kami terapkan sejak uang pertama masuk, itu kami tabung dan simpan. Nanti jika saldo sudah mendekati angka Rp20 juta hingga Rp25 juta, kami akan langsung membuka cabang baru lagi," terangnya.
Skema tabungan dari setiap unit operasional ini akan terus dipertahankan sebagai fondasi pengembangan bisnis ke depan. Pihaknya menargetkan pertumbuhan secara bertahap hingga mampu mengoperasikan puluhan gerai.

"Skema ini akan terus dilanjutkan karena target kami ke depan Insya Allah bisa membuka hingga 16 cabang," ujarnya.
Sebagai langkah pengembangan produk, Es Teler ITA ITU 84 tidak hanya mengandalkan penjualan langsung di tempat dan platform pesan antar digital seperti GoFood serta ShopeeFood. Manajemen juga mulai menyiapkan variasi menu baru untuk melengkapi sajian es teler yang menjadi menu utama.
- Pre-Event Double Decker Coffee Festival, Ajang Kreativitas Battle Latte Art
- Meriahkan Hari Jadi ke-68, UMS Gelar Turnamen Tenis Tingkat SMA se-Solo Raya
"Insya Allah ke depannya kita akan menyediakan tambahan menu baru, mulai dari selat Solo, soto daging sapi, hingga menu steik," ungkap Sriyono.
Penambahan variasi makanan berat tersebut diharapkan dapat memperpanjang jam operasional dan waktu kunjungan konsumen, sehingga gerai tidak hanya disinggahi saat mencari minuman segar, tetapi juga menjadi pilihan untuk makan siang maupun makan malam.
Memasuki periode akhir 2026 hingga 2027, Es Teler ITA ITU 84 bersiap melanjutkan tahapan ekspansi berikutnya dengan target jangka pendek membuka cabang ketiga dan keempat.
Sriyono menegaskan bahwa pertumbuhan jaringan bisnis ini juga didedikasikan untuk menjamin keberlanjutan dari 16 orang tim perintis yang telah membangun usaha sejak awal.
