Tedjowulan Terima Mandat Negara Kelola Keraton Surakarta

Kusumawati - Minggu, 18 Januari 2026 15:30 WIB
Menbud Fadli Zon menyerahkan SK pengelolaan Keraton Surakarta pada Tejo Wulan didampingi PB XIV Hangabehi dan Walikota Surakarta Respati Ardi (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Kanjeng Gusti Panembahan Agung (KGPA) Tedjowulan secara resmi menyatakan kesiapannya menjalankan amanah negara dalam mengelola Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Hal ini menyusul terbitnya Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2026 yang menunjuk dirinya sebagai pelaksana pelindungan dan pemanfaatan cagar budaya peringkat nasional tersebut.

Dalam pernyataan resminya, Tedjowulan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

"Keputusan ini merupakan mandat besar dari negara untuk menyelamatkan dan memajukan Keraton. Ini bukti nyata komitmen Bapak Presiden Prabowo dalam melestarikan istana-istana Nusantara sebagai khazanah peradaban," ujar Tedjowulan, Minggu (18/1/2026).

Ajak Keluarga Besar Bersatu

Menanggapi dinamika internal yang sempat mewarnai kehadiran Menteri Kebudayaan di Keraton, Tedjowulan memberikan pesan damai. Ia mengajak seluruh keluarga besar Keraton Surakarta untuk meletakkan ego masing-masing demi masa depan institusi adat tersebut.

"Mari kita syukuri perhatian besar pemerintah ini sebagai momentum untuk kembali bersatu. Marilah akur dan kompak untuk kebaikan bersama dan masa depan Keraton," jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sifat jujur dan ikhlas dalam menjalankan tugas, sesuai petuah luhur Sultan Agung: "Dimentuk Sihing Hyang, suci, jujur, ikhlas ing wardaya, eling lan waspada pandoming makarti."

Respons Terhadap Insiden Protes

Terkait aksi protes yang terjadi saat acara seremonial berlangsung, Tedjowulan mengaku tetap menghormati hak bicara setiap orang. Namun, ia menyayangkan jika penyampaian pendapat dilakukan dengan cara yang kurang tepat dalam forum resmi pemerintah.

"Saya menghormati hak bicara siapa pun, namun hendaknya disampaikan dengan baik dan saling menghormati. Fokus saya saat ini adalah upaya merukunkan dan merangkul semua pihak demi masa depan Keraton Surakarta Hadiningrat," pungkasnya.

Dengan diterimanya SK ini, Tedjowulan berharap sinergi antara pemerintah dan keluarga besar Keraton dapat berjalan harmonis guna memastikan kelestarian cagar budaya tetap terjaga.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS