Solo Dikepung Banjir, Wali Kota Turun ke Lapangan
SOLO (Soloaja.co) – Intensitas hujan ekstrem yang melanda Kota Surakarta sejak Selasa sore mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah strategis. Menanggapi situasi darurat tersebut, Wali Kota Solo, Respati Ardi, melakukan inspeksi mendadak ke titik-titik terdampak di Kecamatan Laweyan guna memastikan keselamatan warga dan kelancaran proses evakuasi.
Pantauan di lapangan, Respati tiba di lokasi sekitar pukul 00.30 WIB, Rabu (15/4). Ia langsung menuju tempat pengungsian sementara di RT 03 RW 05 Kelurahan Bumi untuk meninjau kondisi logistik dan kesehatan warga yang mengungsi.
- BRI Dorong Digitalisasi, Tebus Gadai Bisa Lewat BRImo
- Solo Balapan Perkuat Peran Simpul Integrasi Antar Moda
"Fokus utama dini hari ini adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Saya sudah meminta BPBD dan Dinas Sosial untuk segera mendistribusikan makanan, obat-obatan, selimut, hingga tikar," ujar Respati di sela-sela tinjauannya.
Dalam arahannya, Wali Kota menekankan prioritas evakuasi bagi kelompok rentan, termasuk lansia dan warga disabilitas. Ia menjamin bahwa seluruh aduan masyarakat terkait dampak banjir akan segera ditindaklanjuti oleh petugas gabungan di lapangan.
"Silakan warga melapor, kami bersama BPBD dan pihak kecamatan akan bergerak cepat. Petugas evakuasi sudah saya minta bersiaga penuh di titik-titik rawan," tegasnya.
- UNISRI Jadi Tuan Rumah Sosialisasi IKU LLDIKTI Wilayah 6
- Kanwil DJP Jateng II Sita Rekening 199 Penunggak Pajak
Selain koordinasi internal pemerintahan, Respati juga mengajak solidaritas dari berbagai pihak, termasuk yayasan dan komunitas sosial, untuk berpartisipasi dalam penyaluran bantuan. Menurutnya, curah hujan yang luar biasa lebat memerlukan penanganan kolektif dari seluruh elemen kota.
Meski konsentrasi pantauan berada di Laweyan, Respati memastikan bahwa penanganan banjir di wilayah lain di Surakarta dilakukan secara simultan dan komprehensif agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal secepat mungkin.
