Wawali Astrid Widayani Resmikan Program Rumah Berdaya

Kusumawati - Minggu, 31 Mei 2026 17:45 WIB
Wawali Solo launching Rumah Berdaya untuk disabilitas siap kerja (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, secara resmi membuka Program Rumah Berdaya di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Surakarta, Minggu (31/5).

Program yang diinisiasi oleh Relawan Gesit Surakarta bersama Salam Setara by Kitabisa ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat pemberdayaan penyandang disabilitas melalui pelatihan keterampilan dan peningkatan kesiapan kerja.

Peluncuran Rumah Berdaya ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Wakil Wali Kota kepada Yonathan (penyandang tuna grahita) dan Elsa (penyandang Down Syndrome).

Penyematan ini menjadi simbol dimulainya pelatihan sekaligus dukungan terhadap peningkatan kemandirian penyandang disabilitas di Kota Surakarta.

Program ini diikuti oleh 10 peserta yang terdiri atas lima penyandang tuna grahita dan lima penyandang Down Syndrome. Selama tiga bulan ke depan, mereka akan mengikuti pelatihan keterampilan yang dikemas dalam 12 kali pertemuan.

Khusus peserta Down Syndrome, pelatihan difokuskan pada keterampilan kerja sebagai barista dan server dengan pendampingan mentor dari Sumilih Coffee.

Ketua Relawan Gesit Surakarta menyampaikan bahwa program ini berangkat dari keyakinan bahwa setiap anak memiliki potensi yang dapat berkembang jika mendapatkan kesempatan dan pendampingan yang tepat.

Senada, perwakilan Salam Setara, Saiful Anam, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan akses yang setara di bidang ekonomi, pendidikan, dan keterampilan.

“Adik-adik yang memiliki keterbatasan juga berhak mendapatkan akses yang setara. Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menghadirkan ruang tumbuh yang inklusif,” ujar Saiful.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Menurut Astrid, pembangunan yang berkualitas adalah pembangunan yang mampu menghadirkan kesempatan setara bagi seluruh warga tanpa terkecuali. Ia menilai Rumah Berdaya menjadi pilar penting dalam mewujudkan Kota Surakarta yang inklusif.

“Kita masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya bagi kawan-kawan disabilitas dalam memperoleh akses kerja yang layak. Kehadiran Rumah Berdaya menjadi langkah nyata dalam menghadirkan ruang yang inklusif, aman, dan memberdayakan,” kata Astrid.

Astrid menambahkan, Pemkot Surakarta berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung pemberdayaan disabilitas secara berkelanjutan, baik melalui dunia kerja maupun kewirausahaan.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS