Tukang Pijat Demak Dapat NMax dari Telkomsel SIMPATI Hoki

Kusumawati - Minggu, 01 Maret 2026 16:29 WIB
Pak Udin menerima hadiah SIMPATI Hoki di kantor Demak (Soloaja)

DEMAK (Soloaja.co) — Sebuah kisah menyentuh hati datang dari Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Solikudin, atau yang akrab disapa Pak Udin, seorang tukang pijat urut tradisional, tak kuasa membendung air mata saat menerima hadiah satu unit sepeda motor Yamaha NMax dari program SIMPATI Hoki.

Hadiah ini menjadi kado tak ternilai bagi Pak Udin yang telah setia menggunakan layanan Telkomsel selama kurang lebih 25 tahun. Namun, di balik kebahagiaan tersebut, terselip cerita emosional yang sempat membuat proses penyerahan hadiah berjalan dramatis.

Trauma Penipuan dan Kehilangan Motor

Delapan bulan sebelum kabar bahagia ini datang, Pak Udin baru saja mengalami musibah besar. Sepeda motor yang ia gunakan untuk mencari nafkah raib akibat menjadi korban penipuan.

Mirisnya, motor tersebut masih dalam masa cicilan. Kehilangan itu memukul kondisi ekonominya secara telak, mengingat profesinya sebagai tukang pijat menuntutnya berpindah-pindah dari satu rumah pelanggan ke pelanggan lain.

Trauma mendalam inilah yang membuat Pak Udin justru merasa ketakutan saat pihak Telkomsel pertama kali menghubunginya untuk mengabarkan kemenangannya. Ia berulang kali menolak komunikasi dari petugas karena khawatir menjadi sasaran modus penipuan baru.

Pendekatan Personal "Jadi Pelanggan Pijat"

Menyadari adanya kendala komunikasi akibat trauma pelanggan, pihak Telkomsel melakukan langkah yang sangat manusiawi. Salah satu karyawan berinisiatif menghubungi Pak Udin dengan berpura-pura sebagai calon pelanggan jasa pijatnya.

Melalui interaksi personal tersebut, ruang komunikasi mulai terbuka secara hangat. Setelah mendapatkan penjelasan langsung yang meyakinkan, barulah Pak Udin percaya bahwa hadiah tersebut benar-benar nyata dan merupakan bentuk apresiasi atas loyalitasnya selama seperempat abad.

"Bagi Pak Udin, sepeda motor ini bukan sekadar hadiah, melainkan harapan baru untuk kembali bekerja dengan tenang dan melanjutkan kehidupannya yang sempat terpuruk," tulis keterangan resmi terkait penyerahan hadiah tersebut.

Waspada Penipuan Mengatasnamakan Operator

Menanggapi peristiwa ini, Telkomsel kembali menegaskan kepada seluruh pelanggan bahwa setiap program berhadiah resmi tidak dipungut biaya apa pun. Seluruh pajak pemenang biasanya sudah ditanggung oleh perusahaan.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan operator seluler dan memastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi seperti aplikasi MyTelkomsel, situs web resmi, atau kantor layanan GraPARI terdekat.

Kisah Pak Udin menjadi pengingat bahwa di balik sebuah nomor seluler, terdapat cerita perjuangan hidup yang luar biasa. Loyalitas yang tulus pun akhirnya berbuah manis di waktu yang tepat.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS