Tol Jogja-Bawen Fungsional Dilalui 5.496 Kendaraan
JAKARTA (Soloaja.co) – PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB), mencatat sebanyak 5.496 kendaraan telah melintasi jalur fungsional Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 Ruas Ambarawa-Bawen sepanjang 4,98 KM.
Data tersebut dihimpun selama dua hari pertama pembukaan jalur pada H-8 dan H-7 Idulfitri 1447 H, tepatnya Jumat (13/03) dan Sabtu (14/03).
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan bahwa volume lalu lintas menunjukkan tren peningkatan. Pada hari pertama, tercatat 2.232 kendaraan melintas, dan jumlahnya naik menjadi 3.264 kendaraan pada hari kedua.
- LKS Nur Hasan Santuni 150 Anak Yatim dan Disabilitas
- Jaga Stabilitas Harga, Polres Klaten Gelar Pangan Murah
"Pengoperasian jalur fungsional ini merupakan langkah untuk membantu mendistribusikan arus kendaraan sekaligus mengurai potensi kepadatan di kawasan Simpang Bawen yang selama ini menjadi titik krusial," ujar Rivan dalam keterangan resminya, Minggu (15/03).
Skema Operasional dan Pembatasan Kendaraan
Jalur fungsional ini beroperasi secara searah (one way) pada pukul 06.00 hingga 17.00 WIB dengan rincian jadwal sebagai berikut:
* Arus Mudik (13–22 Maret 2026): Satu arah dari Bawen menuju Ambarawa.
* Arus Balik (23–30 Maret 2026): Satu arah dari Ambarawa menuju Bawen.
Demi menjaga aspek keselamatan, jalur ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan Golongan I (non-bus) dengan batas kecepatan maksimal 40 km/jam. Operasional di lapangan juga bersifat situasional mengikuti diskresi Kepolisian jika terjadi lonjakan volume kendaraan di Gerbang Tol (GT) Bawen.
- Raih Berkah Ramadan, FISH UVBN Santuni Anak Yatim
- Mudik Lebih Nyaman, Polda Jateng Luncurkan Chatbot Polantas
Solusi Pengurai Macet di Jalur Arteri
Keberadaan ruas fungsional ini dinilai strategis bagi pemudik yang menuju wilayah Magelang, Temanggung, dan Wonosobo. Dengan terhubung langsung ke jaringan Jalan Tol Trans Jawa Ruas Semarang-Solo, pemudik kini memiliki alternatif untuk menghindari hambatan di titik-titik macet tradisional seperti Simpang Terminal Bawen dan Pasar Projo.
Untuk menjamin kenyamanan pengguna jalan, Jasa Marga telah menyiagakan armada layanan operasional, termasuk kendaraan patroli keamanan, serta melengkapi jalur dengan rambu-rambu dan perangkat keselamatan yang memadai.
