LKS Nur Hasan Santuni 150 Anak Yatim dan Disabilitas

Kusumawati - Minggu, 15 Maret 2026 18:29 WIB
Santunan yatim dan disabilitas oleh LKS Nur Hasan dan sejumlah tokoh di Ponpes Barokah Sukoharjo (Soloaja)

SUKOHARJO (Soloaja.co) – Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Nur Hasan, organisasi sosial di bawah binaan LDII Kabupaten Sukoharjo, menyelenggarakan acara santunan untuk 150 anak yatim dan penyandang disabilitas. Acara khidmat ini berlangsung di Aula Pondok Pesantren Barokah, Nandan, Sidorejo, Bendosari Sukoharjo, Minggu, 15 Maret 2025

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi serta menunjukkan kepedulian nyata bagi anak-anak binaan tanpa memandang kondisi fisik maupun latar belakang mereka.

Kolaborasi Tokoh Masyarakat dan Pemerintah

Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap program kesejahteraan sosial. Hadir dalam acara tersebut: Muhammad Yusuf Romzi (Ketua LKS Nur Hasan), dr. Yunia Wahdiyati, M.Si (Kepala Dinas Sosial Sukoharjo), H. Machmud Lutfi Huzain (Anggota DPRD Kabupaten Sukoharjo), H. Dalono Abdul Rosyid (Ketua DPD LDII Kabupaten Sukoharjo), H. Mukhtar Hartanto, S.HI (Pembina LKS Nur Hasan), Sriyanto, SE (Kepala Desa Sidorejo, Bendosari).

Kepala Dinas Sosial dr Yunia menyerahkan santunan

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sukoharjo, dr. Yunia Wahdiyati, M.Si, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada LKS Nur Hasan atas inisiatif kemanusiaan ini. Beliau menekankan bahwa kolaborasi adalah kunci utama dalam menangani isu sosial.

"Dinas Sosial tidak bisa berjalan sendiri; kami harus bergandengan tangan dengan LKS Nur Hasan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial. Bagi adik-adik sekalian, tetaplah semangat, jaga iman, dan rajin beribadah," pesan dr. Yunia.

Pesan Ketua LDII: Memuliakan Anak Yatim dan Disabilitas

Ketua DPD LDII Kabupaten Sukoharjo, H. Dalono Abdul Rosyid, dalam sambutannya mengingatkan bahwa setiap anak, terutama anak yatim, memiliki kedudukan yang sangat mulia di hadapan Allah SWT.

"Anak yatim itu mulia di hadapan Allah. Saya berpesan kepada para wali dan pendamping agar selalu sabar, tekun, dan terus mendampingi anak-anak ini hingga mereka dewasa dan mandiri," tegas H. Dalono.

Rangkaian acara ditutup dengan nasehat menyentuh dari Pembina LKS Nur Hasan, H. Mukhtar Hartanto, S.HI. Beliau mengajak seluruh pengurus untuk tetap istiqomah dalam menjalankan program kemanusiaan demi mencetak generasi yang tangguh dan religius.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak yatim dan penyandang disabilitas, dilanjutkan dengan doa bersama dilanjutkan buka puasa bersama saat azan Magrib berkumandang, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat di lingkungan Pondok Pesantren Barokah.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS